Ivanovic Kembali Lengket dengan Schweinsteiger

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Ana Ivanovic mengacungkan jempolnya usai memenangi pertandingan saat melawan Misaki Doi pada babak kedua Prancis Terbuka 2015 di Roland Garros, Paris, 27 Mei 2015. Ana Ivanovic menang 3-6, 6-3, 6-4 atas Misaki Doi. Clive Brunskill/Getty Images

    Ekspresi Ana Ivanovic mengacungkan jempolnya usai memenangi pertandingan saat melawan Misaki Doi pada babak kedua Prancis Terbuka 2015 di Roland Garros, Paris, 27 Mei 2015. Ana Ivanovic menang 3-6, 6-3, 6-4 atas Misaki Doi. Clive Brunskill/Getty Images

    TEMPO.COJakarta - Petenis Serbia, Ana Ivanovic, dan gelandang Bayern Muenchen, Bastian Schweinsteiger, kembali lengket. Ketika Ivanovic sibuk mempersiapkan diri tampil dalam turnamen Grand Slam Wimbledon, Schweinsteiger tampak selalu mendampinginya. 

    Rabu malam lalu, 24 Juni 2015, saat Ivanovic menghadiri pesta WTA pra-Wimbledon di London, Schweinsteiger juga menemaninya. Sehari kemudian, pemain sepak bola 30 tahun itu terlihat menunggui pacarnya saat berlatih.

    Schweinsteiger dan Ivanovic mulai menjalin hubungan pada 2014. Hubungan itu sempat kandas dan Schweinsteiger memutuskan kembali dengan pacar lamanya, model Sarah Brandner. Kini, setelah Schweinsteiger putus dengan Sarah, keduanya kembali menjalin asmara.

    Pada turnamen Prancis Terbuka beberapa minggu lalu, Schweinsteiger juga terlihat duduk menyaksikan pertandingan Grand Slam. Wajahnya beberapa kali terlihat gemas ketika memberikan dukungan kepada Ivanovic—yang pernah menjuarai Prancis Terbuka.

    Adapun Ivanovic kini menduduki peringkat ketujuh dunia. Ivanovic—mantan petenis nomor satu dunia—untuk beberapa waktu sempat mengaku tidak punya waktu untuk menjalin asmara karena berfokus dengan prestasinya di tenis.

    DAILY MAIL | RINA W. | MARTHA W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.