Sharapova Melangkah Mudah Kedelapan Besar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Russia, Maria Sharapova bersiap memukul bola dari petenis senegaranya, Vitalia Diatchenko saat berlaga di Tunggal Putri, Putaran Kedua Turnamen Tenis Perancis Terbuka di Roland Garros, Paris, Perancis, 27 Mei 2015. SHarapova berhasil masuk ke putaran selanjutnya, REUTERS

    Petenis asal Russia, Maria Sharapova bersiap memukul bola dari petenis senegaranya, Vitalia Diatchenko saat berlaga di Tunggal Putri, Putaran Kedua Turnamen Tenis Perancis Terbuka di Roland Garros, Paris, Perancis, 27 Mei 2015. SHarapova berhasil masuk ke putaran selanjutnya, REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Maria Sharapova melalui ujian penuh semangat dari Zarina Diyas untuk mencapai perempat final Wimbledon pada Senin, dengan menang 6-4, 6-4 atas petenis remaja asal Kazakhstan itu setelah sempat mendapat ancaman pada set kedua.

    Petenis Rusia itu, yang tidak pernah melewati putaran keempat sejak 2011 di turnamen yang hanya sekali ia menangi saat masih menjadi petenis remaja 11 tahun silam, kini akan berhadapan dengan Coco Vadeweghe asal AS di delapan besar.

    Kemenangannya atas Diyas jauh dari kemenangan menyeluruh, namun tetap cukup menjadi bukti bahwa unggulan keempat ini masih mampu tampil bagus, ketika ia mempertahankan rekornya tidak kehilangan set sejauh ini.

    Ia menemukan ritme pukulannya pada awal pertandingan di bawah langit yang berkabut di Lapangan Satu, melancarkan serangan dari baseline melalui pukulan-pukulan kerasanya dan mematahkan serve lawan untuk unggul 3-1 melalui pukulan kemenangan yang menyilang lapangan.

    Diyas, yang naik 129 posisi pada 2014 untuk menghuni peringkat 34 dunia, memperlihatkan dirinya tidak memiliki sentuhan lembut dengan balas mematahkan serve lawan di game kesembilan, setelah menyelamatkan dua set point, namun kekuatan ekstra Sharapova berbicara dan ia mengunci set pertama pada serve lawannya.

    Bagaimanapun, terdapat perubahan momentum yang jelas, pada awal set kedua, ketika konsentrasi Sharapova merosot dan petenis Kazakhstan itu mematahkan serve dan menahan untuk unggul 3-1.

    Bagaimanapun, Diyas kekurangan senjata untuk mempertahankan keuntungan itu dan sang juara Grand Slam lima kali balas mematahkan servenya untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3, dan kemudian menyelesaikan pertandingan pada serve Ditas ketika petenis Kazakhstan itu melepaskan pukulan backhand yang terlalu panjang. Demikian laporan Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.