Hoki Air, Ketika Para Pekerja Wanita Keracunan Kaporit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tim hoki air wanita. Hockeygods.com

    Ilustrasi tim hoki air wanita. Hockeygods.com

    TEMPO.CO , Jakarta: Kamis adalah hari yang menguras fisik Carmelita Cassandra, wanita 33 tahun yang bekerja sebagai staf humas di salah satu kantor kedutaan negara sahabat di Jakarta. Karena itu, dia selalu menyempatkan diri tidur selama 30 menit di meja kerjanya pada jam istirahat siang.

    Setelah bekerja, sekitar pukul 16.30, Carmelita berangkat menggunakan bus Transjakarta dari Jalan Thamrin menuju Gelora Bung Karno, Senayan. Di punggungnya menggantung tas ransel berisi pakaian renang, snorkel, masker selam, pelindung telinga, stick hoki air, sarung tangan, dan perlengkapan mandi. Sedangkan kedua tangannya mendekap sepasang fin.

    Semua peralatan itu akan ia gunakan untuk menjalani latihan hoki air (underwater hockey) bersama Jakarta Underwater Hockey Club di Stadion Renang Gelora Bung Karno.  

    “Tas yang saya bawa tidak ringan, lho. Jadi membawanya adalah perjuangan,” kata Carmelita saat menuturkan kegiatannya itu, Kamis dua pekan lalu. “Tapi, karena saya menyukai hoki air dan memang peralatan itu harus dibawa, ya, dijalani saja.”

    Tiba di kolam renang sekitar pukul 18.00, Carmelita menyempatkan diri untuk makan. Sebab, dia harus mendapatkan tenaga buat menjalani latihan pada pukul 19.00. Isi latihannya: 30 menit latihan ketahanan fisik, 30 menit latihan skill, dan 60 menit berlatih dalam sebuah permainan.

    Semua aktivitas itu selesai setengah jam lewat pukul sembilan malam. Sesudahnya, Carmelita harus menempuh perjalanan sekitar satu jam menggunakan bus dan ojek untuk sampai ke rumahnya di Tangerang, Banten. Ia tiba di rumah sekitar pukul 11 malam. Keesokan harinya, ia sudah harus berangkat lagi pada pukul setengah enam pagi.

    Latihan-latihan itu dijalani sebagai bagian dari persiapan Carmelita dan teman-temannya mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Asia Hoki Air, yang akan berlangsung di Universitas Pelita Harapan Karawaci, Tangerang, 13-15 November 2015. Mereka juga berlatih setiap Senin malam pada waktu yang sama.

    Seperti Carmelita, anggota tim lain juga merupakan pekerja-pekerja Ibu Kota. “Olahraga ini memang ditawarkan untuk mereka yang setelah bekerja ingin mencari penyegaran,” kata Arif Junus, Presiden Jakarta Underwater Hockey Club (JUHC). Bagaimanapun, Arif ingin anggota klubnya merasakan atmosfer kompetisi setingkat Asia.

    “Kebetulan, tahun ini kita dipercaya menjadi tuan rumah. Jadi, teman-teman tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk pergi ke luar negeri,” kata Arif. Adapun negara-negara Asia yang bakal berpartisipasi adalah Filipina, Singapura, Cina, dan Jepang. Tim Indonesia sendiri dibagi menjadi tiga, yaitu tim putra A, tim putra B, dan tim putri.

    Selanjutnya: Tampil ketiga kali di Kejuaraan Asia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.