EKSKLUSIF: Lebaran di Portugal, Martunis: Saya Kangen Aceh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesohor sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo berfoto bersama anak yang selamat dari tsunami Aceh tahun 2004, Martunis (kiri) di Kuta, Bali (26/6).  ANTARA/Nyoman Budhiana

    Pesohor sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo berfoto bersama anak yang selamat dari tsunami Aceh tahun 2004, Martunis (kiri) di Kuta, Bali (26/6). ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Banda Aceh – Martunis, anak angkat Cristiano Ronaldo yang berada di Portugal, mengaku merindukan suasana Aceh. Martunis berada di Portugal untuk berlatih sepak bola di Sporting Lisbon.

    Martunis mengatakan tahun ini adalah pengalaman pertamanya menjalani Ramadan di perantauan. Beberapa aktivitas selama Ramadan di Aceh yang diingatnya antara lain buka puasa bersama di Meunasah dan tadarus malam bersama kawan-kawannya.

    Dia juga merindukan keluarganya. “Apalagi Lebaran nanti juga Lebaran pertama saya jauh dari keluarga dan di negeri orang,” katanya kepada Tempo melalui e-mail pribadinya, Senin, 13 Juli 2015. "Saya rindu dengan suasana di Aceh."

    Sebelumnya, Sarbini, ayah Martunis, mengatakan kepada Tempo, saat dihubungi anaknya melalui telepon, selalu berpesan kepada penyintas tsunami Aceh itu agar serius dalam menjalani latihan dan sekolah. “Martunis mengiyakan. Dia berjanji serius,” kata Sarbini.

    Martunis berada di Portugal sejak 29 Juni 2015. Nasib baiknya berawal dari musibah tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Martunis selamat dari tsunami setelah terkatung-katung di laut selama 21 hari dengan baju seragam tim nasional sepak bola Portugal. Dia ditemukan warga dan diserahkan kepada salah satu reporter stasiun televisi Inggris, Skynews, yang kebetulan berada di lokasi. Gambarnya kemudian menghebohkan dunia. Portugal pun menaruh simpati dan membantu.

    Selanjutnya, Martunis diundang ke Portugal pada awal Juni 2005. Tak lama kemudian, Cristiano Ronaldo mengunjungi Aceh untuk bertemu dengan Martunis. Dalam beberapa kesempatan, dia diundang ke Portugal, Inggris, dan Kanada.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.