Kirim 61 Atlet ke Olimpiade Khusus, Ini Pesan Khofifah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khofifah Indar Parawansa. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Khofifah Indar Parawansa. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yakin Indonesia akan menyabet banyak medali dalam ajang Special Olympic World Games 2015 di Los Angeles, Amerika Serikat. 

    "Saya optimistis prestasi anak-anak spesial Indonesia bisa lebih baik," kata Khofifah dalam keterangan pers yang diterima Tempo, Minggu, 26 Juli 2015. 

    Khofifah mengingatkan, prestasi atlet penyandang disabilitas intelektual (tunagrahita) Indonesia pada 2011 di Athena Yunani membanggakan Tanah Air. Mereka sukses mempersembahkan 15 emas, 13 perak, dan 11 perunggu.

    Tahun ini menjadi ketujuh kali Indonesia mengirim kontingen ke ajang Olimpiade Internasional untuk atlet disabilitas intelektual, Special Olympic World Games. Tahun ini pun, Indonesia akan mengirim 61 kontingen pada ajang yang berlangsung mulai 25 Juli hingga 2 Agustus 2015 tersebut. Mereka terdiri atas 41 atlet dan 20 pelatih. 

    Ada tujuh cabang olahraga yang diikuti para peserta dari Indonesia, yakni atletik, renang, sepak bola, tenis meja, bulu tangkis, bola basket, dan bocce

    Special Olympic World Games mempertandingkan 25 cabang olahraga, yaitu renang, atletik, bulu tangkis, bola basket, bola voli pantai, bocce, bowling, balap sepeda, pacuan kuda, senam ritmik, golf, bola tangan, maraton, kayak, judo, renang di air bebas, sepak bola, angkat besi, balap sepatu roda, selancar, softball, tenis meja, tenis lapangan, triathlon, dan bola voli. Sebanyak 25 cabang olahraga tersebut dilakukan di 27 tempat pertandingan berbeda serta satu dunia inklusi.

    Perhelatan SOWG tahun ini diikuti 177 negara, 7.000 atlet, 3.000 pelatih, 5.000 tamu kehormatan, 5.500 keluarga, 30 ribu relawan, 500 ribu penonton, dan 2.000 perwakilan media.

    MITRA TARIGAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.