Turnamen Yonex Sunrise Libatkan Ahli Forensik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Tom Hevezi

    AP/Tom Hevezi

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia penyelenggara Turnamen Yonex Sunrise Doubles Special Championships 2015 akan melibatkan tim ahli forensik untuk mendeteksi umur para atlet yang akan mengikuti turnamen tersebut. Ketua penyelenggara, Chandra Wijaya, mengatakan pelibatan ahli forensik tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya manipulasi umur atlet yang bertanding.

    “Khususnya untuk atlet jenjang remaja dan taruna. Jangan sampai mereka tidak jujur dalam mencantumkan umur,” kata Chandra yang juga mantan pebulu tangkis nasional itu dalam konferensi pers di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin, 27 Juli 2015.

    Menurut Chandra, pemeriksaan forensik ini akan menjadi yang pertama dalam sejarah turnamen bulu tangkis. Dia mengatakan hal itu dilakukan karena banyaknya atlet yang mendaftar pada kategori yang tidak sesuai dengan batas usianya. “Bagaimana orang dewasa bertanding dengan anak umur 17 tahun? Secara psikologis akan kalah pastinya,” katanya.

    Chandra menyebutkan pemeriksaan akan dilakukan terhadap para atlet yang lolos ke babak 8 besar yang dicurigai memanipulasi usia. “Pemeriksaan menyeluruh untuk para atlet yang lolos babak semifinal. Kalau terbukti memanipulasi usia, gelar juaranya akan kami tangguhkan,” kata Chandra.

    Adapun pemeriksaan forensik akan dilakukan tim kedokteran yang dipimpin dr Djaja Surya Atmadja Sp.F, PhD, SH, DFM, yang merupakan pengajar kedokteran forensik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sedangkan tim kedokteran gigi forensik akan dipimpin drg Alphons R. Quendangen, DFM, yang merupakan pengajar kedokteran gigi forensik di Universitas Trisakti.

    Djaja mengatakan target pemeriksaan meliputi usia biologis dan dilakukan dengan analisis radiologis terhadap gigi (foto panoramik dan foto dental) dan tulang lewat pemotretan telapak tangan, tulang hasta dan pengumpil, tulang telapak kaki, tulang kering, serta tulang betis. “Pemeriksaan ini akan menunjukan suatu range usia yang paling mendekati usia 17 tahun dan 19 tahun,” kata Djaja.

    Turnamen Yonex Sunrise Double Championships sudah digelar enam kali. Tahun ini, turnamen yang akan digelar pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2015 ini akan diikuti 56 klub dengan jumlah total peserta 516 atlet dari enam negara, yaitu Filipina, Jepang, Singapura, Belgia, Malaysia, dan Indonesia.

    ANGGA SUKMAWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.