Rampungkan Etape 21, Froome Kembali Juarai Tour de France  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet balap sepeda Inggris, Chris Froome mencium trofi saat menjadi juara dietape akhir balap sepeda Tour de France di Paris, Prancis, 27 Juli 2015. Chris Froome keluar sebagai pemenang balap sepeda Tour de France untuk kali kedua dalam kariernya. AP/Laurent Cipriani

    Atlet balap sepeda Inggris, Chris Froome mencium trofi saat menjadi juara dietape akhir balap sepeda Tour de France di Paris, Prancis, 27 Juli 2015. Chris Froome keluar sebagai pemenang balap sepeda Tour de France untuk kali kedua dalam kariernya. AP/Laurent Cipriani

    TEMPO.CO, Jakarta - Chris Froome menjuarai balap sepeda Tour de France untuk kedua kalinya dalam tiga tahun pada Minggu, setelah menyelesaikan etape 21 atau terakhir di Paris.

    Pembalap Inggris berusia 30 tahun itu melintasi garis finis di Champs Elysees bergandengan dengan rekan-rekannya dalam tim Sky, membawa kemenangan ketiga untuk Inggris dalam lomba balap sepeda itu.

    "Ini lomba yang hebat, saya begitu emosional," kata Froome setelah menyelesaikan lomba, di mana ia sempat diejek dan dilempari botol berisi urine oleh penonton yang mencurigainya penggunaan doping.

    "Tentu ini adalah lomba yang berat, di atas sepeda ataupun di luar. Saya senang berada di sini dengan kaus kuning juara. Ada beberapa gangguan, tapi inilah lomba di tahun 2015," katanya.

    Sementara pembalap Jerman, Andre Greipel, memenangi etape terakhir mengungguli atlet Prancis, Bryan Coquard, dan Alexander Kristoff dari Norwegia.

    Dalam klasemen umum, peringkat kedua ditempati Nairo Quintana dari Kolombia, dan ketiga oleh Alejandro Valverde dari Spanyol yang mencatat hasil terbaik di Tour de France pada usia 35 tahun.

    "Saya tidak kecewa. Saya telah menegaskan kemampuan saya dan status saya dalam tim," kata Quintana.

    "Saya baru 25 tahun, jadi saya punya banyak kesempatan untuk mencoba memenangi tur ini," katanya.

    "Dia (Froome) adalah rival yang hebat. Ia melewati hal sulit untuk meraih kemenangan, dan sangat kuat, dia berhak mendapatkan ini," kata Quintana seperti dilansir kantor berita AFP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.