Atlet Angkat Besi Jalani Latihan di Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet angkat besi putri Indonesia Sri Wahyuni Agustiani. REUTERS/Jason Reed

    Atlet angkat besi putri Indonesia Sri Wahyuni Agustiani. REUTERS/Jason Reed

    TEMPO.CO, Jakarta - Cabang olahraga angkat besi akan mengirimkan 13 orang atletnya untuk menjalani training camp di Cina selama tiga bulan. Pelatih nasional tim angkat besi, Dirja Wiharja, mengatakan para anak asuhnya akan menjalani latihan bersama tim nasional Cina.

    “Kami sudah diberikan kepastian jika mereka akan berlatih dengan tim nasional Cina. Saya harap mereka bisa maksimal saat training camp di sana,” kata Dirja di sela latihan Pelatna angkat besi di Kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2015.

    Dirja mengatakan dikirimkannya para atlet ke Cina merupakan salah satu rangkaian persiapan untuk menghadapi Kejuaraan Dunia angkat besi yang akan berlangsung di Houston, Amerika Serikat pada November mendatang dan Olimpiade 2016 yang akan digelar di Rio de Janeiro, Brasil.

    “Pada Kejuaraan Dunia nanti kami akan berusaha mempertahankan tujuh kuota atlet yang akan tampil di Olimpiade. Kalau bisa, kami akan berusaha untuk menambah kuota tersebut,” ujar dia.

    Saat ini, cabang olahraga angkat besi memang sudah mendapatkan sebanyak tujuh kuota atlet yang bisa tampil di Olimpiade 2016, yaitu lima orang putra dan dua orang putri. Kuota itu didapat berdasarkan hasil peringkat yang berhasil di raih cabang olahraga angkat besi di kejuaraan-kejuaraan internasional.

    “Target utama kami di Olimpiade 2016 adalah ingin mempertahankan tradisi medali. Kami akan berusaha agar angkat besi tetap bisa menorehkan prestasi di Olimpiade,” kata Dirja.

    ANGGA SUKMAWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.