32 Atlet Nasional Ikut Kejuaraan Tenis Meja UT-Tempo 2015

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yon Mardiono. TEMPO/Iqbal Ichsan

    Yon Mardiono. TEMPO/Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 32 atlet nasional bakal ambil bagian dalam Kejuaraan Tenis Meja Piala Universitas Terbuka-Tempo yang berlangsung di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Pondok Cabe, Tangerang Selatan, 21-23 Agustus 2015. Atlet-atlet nasional itu akan bertanding di kategori umum nasional.

    "Ini adalah keistimewaan Kejuaraan Tenis Meja UT-Tempo kali ini," kata Direktur Pemasaran dan Pengembagan Bisnis PT Tempo Inti Media Tbk Toriq Hadad di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2015. Tempo merupakan perusahaan yang turut mensponsori kejuaraan ini bersama Universitas Terbuka. "Keikutsertaan 32 atlet nasional membuat kejuaraan ini semakin bermutu," Toriq menambahkan.

    Ketua Pelaksana Kejuaraan Tenis Meja UT-Tempo, David, mengatakan beberapa atlet nasional yang akan tampil di antaranya Yon Mardiono, yang merupakan juara bertahan; Gilang Maulana, Dahlan Haruri, dan Ficky Supit.

    Dian David Michael Jacobs, atlet tenis meja Indonesia peraih medali perunggu Paralympics 2012, juga akan berpartisipasi di kategori umum nasional. Adapun keikutsertaan peserta dalam kejuaraan ini dibagi menjadi tujuh kategori, yaitu kategori umum nasional; kategori korporat perusahaan; divisi IV; divisi V; pelajar SMA putra (nasional); SD-SMP-SMA Putri (nasional); dan SD-SMP putra (Jabodetabek-Banten-Jawa Barat).

    Adanya kategori pelajar, menurut Toriq, merupakan hal positif buat perkembangan tenis meja di Indonesia. Sebab, mereka adalah masa depan pembinaan tenis meja Indonesia. "Asal PTMSI (Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) cepat-cepat bersatu," ujar Toriq menyinggung dualisme kepengurusan PB PTMSI, yang selama ini menghambat pembinaan atlet-atlet tenis meja Indonesia.

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.