Ini Alasan Mayweather Pilih Melawan Berto

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Floyd Mayweather Jr. menghadiri konferensi pers jelang laga melawan Manny Pacquiao di Las Vegas, 29 April 2015.  AP/John Locher

    Petinju Floyd Mayweather Jr. menghadiri konferensi pers jelang laga melawan Manny Pacquiao di Las Vegas, 29 April 2015. AP/John Locher

    Hal itu mungkin ada benarnya. Sebab, kalau Mayweather benar-benar ingin tantangan, ia akan memilih satu di antara lima nama tersebut. Tapi Mayweather bukan petinju yang tak mau tantangan. Hampir semua petinju hebat dunia di kelasnya telah dia taklukkan.

    Sebut saja nama Manny Pacquiao, Robert Guerrero, Miguel Cotto, Victor Ortiz, Shane Mosley, Juan Manuel Marquez, Ricky Hatton, Oscar De La Hoya, dan Zab Judah.

    Pertandingan melawan Berto mendatang merupakan akhir dari enam pertarungan dalam kontrak Mayweather dengan Showtime, jaringan televisi ternama di Amerika. Bila disimak secara seksama, Berto bukanlah petinju yang jelek.

    Petinju yang memiliki nama asli Andre Michael Berto, 31 tahun, itu juara interim kelas welter WBA. Gelar juara ini dia raih dengan kemenangan TKO ronde keenam atas Josesito Lopez (Amerika) di California, Maret lalu.

    Pertarungan melawan Lopez itu merupakan penampilan terakhirnya. Rekor bertarungnya 30 kali menang (23 kali KO) dan baru 3 kali kalah.

    Walaupun di Las Vegas Mayweather difavoritkan 50-1 akan menang atas Berto, hasilnya belum tentu demikian. Orang masih ingat pertarungan juara dunia tinju kelas berat sejati, Mike Tyson, melawan James Buster Douglas, di Tokyo Domei, Jepang, 10 Februari 1990. Tyson, yang waktu itu difavoritkan menang dengan perbandingan 49 banding 1, dipukul KO Douglas pada ronde kesepuluh.

    THE GUARDIAN | BOXREC | BBC | FOXSPORT | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.