Meski Ketat, Tommy Optimis di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto mengembalikan kok ke lawannya Lin Dan saat bertanding dalam Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 3 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto mengembalikan kok ke lawannya Lin Dan saat bertanding dalam Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 3 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Tommy Sugiarto mengakui persaingan nomor tunggal putra pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 sangat ketat dengan peluang menjadi juara, sama untuk semua pemain.

    "Peluang bagi siapa pun pada nomor tunggal putra sangat terbuka. Siapa saja dapat memenangkan pertandingan ini. Tinggal melihat kesiapan dan bagaimana strategi di lapangan saja," kata Tommy dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu.

    Meskipun persainga pada nomor ini sangat ketat, Tommy ingin fokus pada babak demi babak dalam kejuaraan yang digelar mulai Senin (10/8) hingga Minggu (16/8) itu.

    Tommy menjadi pemain unggulan ke-15 dan mulai bertanding pada hari pertama kejuaraan pukul 11.00 WIB menghadapi wakil Spanyol Pablo Abian di Stadion Istora Senayan, Jakarta.

    Selain Tommy, Indonesia juga menempatkan Dionysius Hayom Rumbaka pada nomor tunggal putra yang akan bertanding melawan atlet Guatemala Kevin Cordon pada hari pertama kejuaraan.

    Pebulutangkis Tiongkok yang menjuarai Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2014 Chen Long, dalam jumpa pers itu, mengatakan akan berusaha mempertahan gelar meskipun akan mendapatkan persaingan dari tunggal putra Malaysia Lee Chong Wei.

    Selain kedua pebulutangkis internasional itu, pertandingan nomor tunggal putra juga semakin ketat dengan keikutsertaan salah satu legenda Tiongkok Lin Dan serta dua andalan Denmark, Jan O Jorgensen dan Viktor Axelsson.

    Seluruh pemain nomor tunggal putra, kecuali Chen Long, akan memulai pertandingan dari putaran pertama esok Senin.

    Indonesia tercatat menyabet enam kali menyabet gelar juara pada nomor tunggal putra Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis sejak 1977.

    Sedangkan wakil-wakil Tiongkok menjadi pemegang rekor juara tuggal putra sepanjang turnamen ini sejak 1977 hingga 2014 dengan 13 kali menjadi juara.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.