Perbaiki Performa, Chong Wei Dibantu Juara Dunia Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis Malaysia, Lee Chong Wei mengembalikan bola ke pebelutangkis asal Indonesia Tommy Sugiarto saat berlaga di Final tunggal putra turnamen Badminton Malaysian Open Super Series 2014 di Kuala Lumpur, (19/1). REUTERS/Samsul Said

    Pebulutangkis Malaysia, Lee Chong Wei mengembalikan bola ke pebelutangkis asal Indonesia Tommy Sugiarto saat berlaga di Final tunggal putra turnamen Badminton Malaysian Open Super Series 2014 di Kuala Lumpur, (19/1). REUTERS/Samsul Said

    TEMPO.COJakarta – Pemain bulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, dibantu pelatih asal Indonesia, Hendrawan, untuk memperbaiki penampilan dan peringkat dunianya setelah tersangkut kasus doping. 

    Pada kejuaraan dunia tahun lalu, mantan pemain nomor satu dunia ini tidak lolos tes doping. Akibatnya, dia dihukum selama delapan bulan larangan bermain. Masa hukumannya berakhir pada 30 April 2015. 

    Sejak masa hukumannya berakhir, Chong Wei telah tampil di beberapa kejuaraan, termasuk Piala Sudirman dan kejuaraan Taiwan Terbuka Grand Prix Gold bulan lalu. Saat itu, dia dikalahkan pemain Cina, Chen Long, pada babak perempat final. 

    "Ini kedua kalinya coach Hendrawan membawa saya ke kejuaraan dunia," kata Chong Wei di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2015. "Yang pertama, tahun lalu."

    Tahun lalu, Chong Wei dikalahkan pemain Cina, Chen Long, pada babak final. Sedangkan dua tahun sebelumnya, atlet Malaysia ini ditaklukkan rivalnya, Lin Dan, juga pada babak perebutan gelar juara.

    Hendrawan adalah mantan pemain tunggal putra Indonesia yang pernah menjadi juara dunia pada 2001 saat kejuaraan itu berlangsung di Seville, Spanyol. 

    "Hendrawan merupakan bekas pemain berpengalaman dan pernah menang kejuaraan dunia," ujar Chong Wei. "Saya berharap dia bisa membantu saya sebagus mungkin, dan saya akan melakukan yang terbaik dan mengeluarkan segala kemampuan pada kejuaraan dunia ini." 

    Ditemui terpisah, Hendrawan menolak berkomentar soal ini. "Nanti saja, setelah semua ini selesai, barulah kita berbincang," tutur Hendrawan sambil tersenyum. 

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.