Riky/Richi Menang Dramatis di Babak Kedua Kejuaraan Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda campuran Indonesia Riky Widianto (kiri) dan Richi Puspita Dili berusaha mengembalikan kok ke arah pasangan Singapura Loh Kean Hean dan Tan Wei Han pada Axiata Cup di Britama Sport Mall, Jakarta, 1 Desember 2014. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ganda campuran Indonesia Riky Widianto (kiri) dan Richi Puspita Dili berusaha mengembalikan kok ke arah pasangan Singapura Loh Kean Hean dan Tan Wei Han pada Axiata Cup di Britama Sport Mall, Jakarta, 1 Desember 2014. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah melalui pertandingan yang menegangkan, pasangan ganda campuran Indonesia, Riky Widianto/Richi Puspita Dili, akhirnya memenangi pertandingan melawan wakil Malaysia, Wong Fai Yin/Chow Mei Kuan, di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2015.

    Riky/Richi kalah lebih dulu di game pertama, 18-21. Kemudian di game kedua, pasangan juara India Terbuka Grand Prix Gold 2015 ini berhasil menang 21-18.

    Di game ketiga, setelah skor terus berkejar-kejaran, lawan lebih dulu mencapai match point dengan posisi 19-20. Tapi, Riky/Richi berhasil menyamakan kedudukan dan akhirnya memenangi pertandingan dengan skor 22-20.

    "Tadi sempat tegang juga, apalagi di poin-poin kritis di game ketiga," kata Richi. "Game pertama memang sangat disayangkan. Kami sudah memimpin jauh, sebelum kendor dan hilang fokus. Kami malah dikejar dan keadaan berbalik."

    Menurut Riky, kunci kemenangan mereka melalui poin kritis adalah bermain sabar. "Kami berfokus satu demi satu poin, sampai pertandingan selesai," ujarnya.

    Richi menambahkan, target ia dan partnernya tahun ini adalah mencapai posisi lebih baik daripada tahun lalu. Di Kejuaraan Dunia 2014, mereka kandas di babak kedua. "Kalau bisa tahun ini kami mencapai delapan besar. Masuk semifinal lebih baik lagi," ujarnya. "Kami akan berusaha maksimal di setiap pertandingan."

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.