Andy Murray Berjaya di Tunggal, Takluk di Nomor Ganda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Inggris, Andy Murray melakukan serve saat bertanding melawan petenis Kroasia Ivo Karlovic dalam laga Grand Slam Wimbledon di Inggris, 6 Juli 2015. Murray diketahui telah bertunangan dengan kekasihnya, Kim Sears semenjak November 2014. REUTERS

    Petenis asal Inggris, Andy Murray melakukan serve saat bertanding melawan petenis Kroasia Ivo Karlovic dalam laga Grand Slam Wimbledon di Inggris, 6 Juli 2015. Murray diketahui telah bertunangan dengan kekasihnya, Kim Sears semenjak November 2014. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Andy Murray kalah dari kakaknya, Jamie Murray, dalam pertandingan Piala Rogers kategori ganda di Montreal, Kanada, Kamis, 13 Agustus 2015. Spesialis ganda Jamie Murray dan John Peers dari Australia menaklukkan pasangan Andy Murray asal Skotlandia dan Leander Paes dari India dengan skor 6-4, 7-6 (9).

    Andy, yang menghuni peringkat ketiga dunia tunggal, kadang bermain di kategori ganda namun ia tidak begitu menikmati bermain melawan saudara kandungnya, yang lebih banyak berkutat di kategori ganda. "Ini tidak ideal, bukan situasi yang saya inginkan sepanjang masa," kata Andy kepada para pewarta setelah dua bersaudara itu berkompetisi untuk pertama kalinya.

    "Ganda adalah karir Jamie. Saya mendukung dia setiap pekan. Saya menyaksikan semua pertandingannya dalam jaringan. Saya selalu sangat mengharapkan dia menang." Ia melanjutkan, "Saya juga ingin bermain bagus untuk Leander. Ini rumit."

    Kekalahan Andy di kategori ganda terjadi hanya beberapa jam setelah ia dengan mudah memenangi pertandingan putaran ketiga di kategori tunggal. Ia menang 6-3, 6-2 dari Giller Muller, demikian seperti dilansir kantor berita Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.