Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong Siap Hadapi Ahsan/Hendra

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pebulutangkis Korea Yong Dae Lee (kanan) dan Yeon Seong Yoo usai mengalahkan pebulutangkis Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra setiawan dalam Final BCA Indonesia Open 2014 di Jakarta, 22 Juni 2014. TEMPO/Seto Wardhana

    Ekspresi pebulutangkis Korea Yong Dae Lee (kanan) dan Yeon Seong Yoo usai mengalahkan pebulutangkis Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra setiawan dalam Final BCA Indonesia Open 2014 di Jakarta, 22 Juni 2014. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda putra unggulan pertama dari Korea Selatan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong memastikan maju semifinal Kejuaraan Dunia 2015 setelah menyingkirkan pasangan Cina unggulan kelima, FU Haifeng/Zhang Nan, 21-15, 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2015.

    "Pertandingan tadi cukup sulit, tetapi kami berusaha fokus dan akhirnya bisa menang," ujar Lee Yong Dae, saat jumpa wartawan, usai pertandingan.

    Di semifinal, Lee/Yoo akan berhadapan dengan pasangan Indonesia Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan. Pemain tuan rumah unggulan ketiga itu maju ke semifinal setelah mengalahkan pasangan Inggris Marcus Ellis/Chris Langridge, 21-16, 22-20.

    "Untuk pertandingan semifinal, kami akan mempersiapkan diri untuk bisa memenangkan pertandingan," ujar Lee.

    Yoo menambahkan mereka sudah sering bertemu dengan Ahsan/Hendra. "Jadi kami akan fokus pada pertandingan besok, karena bisa menang juga bisa kalah. Kami akan melihat kondisi besok dan berusaha memperlihatkan permainan yang bagus," ujarnya.

    Lee mengungkapkan dirinya dan Yoo tidak melakukan persiapan dalam jangka waktu panjang menghadapi Kejuaraan Dunia kali ini. "Kami hanya melakukan persiapan seminggu karena sebelumnya ada turnamen di Korea, jadi kami lebih mempersiapkan mental," ujarnya.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.