Carolina Marin Melangkah ke Final Kejuaraan Dunia 2015  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis asal Spanyol, Carolina Marin saat menjalani latih tanding di lapangan Pusat latihan bulutangkis nasional Cipayung, Jakarta Timur, 22 Mei 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pebulutangkis asal Spanyol, Carolina Marin saat menjalani latih tanding di lapangan Pusat latihan bulutangkis nasional Cipayung, Jakarta Timur, 22 Mei 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara bertahan tunggal putri, Carolina Marin, berhasil melangkah ke babak final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 setelah mengalahkan pemain Korea Selatan, Sung Ji-hyun, dengan skor 21-17, 15-21, 21-16 dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 15 Agustus 2015.

    “Pada awal pertandingan, saya agak gugup,” kata Marin dalam konferensi pers seusai laga. “Ini bukan penampilan terbaik saya, tapi saya senang bisa berjuang hingga akhir dan lolos lagi ke babak final Kejuaraan Dunia.”

    “Saat sedang mengalami hari yang kurang begitu baik, Anda harus tetap bermain tanpa membuat kesalahan dengan mudah,” ujar Marin. “Saya hanya harus membuat pukulan-pukulan panjang dan reli, karena dia (Sung) lebih lelah daripada saya.”

    Adapun Sung memang menuturkan pertandingan hari ini terasa berat lantaran pada babak sebelumnya dia menjalani pertandingan yang melelahkan.

    Pada babak perempat final yang berlangsung Jumat, 14 Agustus 2015, Sung mendapat perlawanan ketat dari pemain India, Pusarla Venkata Sindhu, sebelum menang melalui rubber game, 21-17, 19-21, 21-16.

    Sayang, di semifinal hari ini, langkah Sung harus terhenti, sekalipun ia sempat memenangi game kedua dengan skor yang jauh. Dia merasa kecewa dengan hasil ini. “Saya sudah mencoba berjuang hingga akhir,” ujar pemain unggulan kedelapan tersebut.

    GADI MAKITAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.