Tambah 8 Wisma Atlet, Jakabaring Tampung 7.000 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Venue Jakabaring Sport City yang akan dugunakan dalam perhelatan Pekan Olahraga Mahasiswa se-ASEAN di Palembang, 9 Desember 2014. Perhelatan tersebut dibuka pada 10 Desember 2014. TEMPO/Parliza Hendrawan

    Venue Jakabaring Sport City yang akan dugunakan dalam perhelatan Pekan Olahraga Mahasiswa se-ASEAN di Palembang, 9 Desember 2014. Perhelatan tersebut dibuka pada 10 Desember 2014. TEMPO/Parliza Hendrawan

    TEMPO.CO, Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membangun delapan gedung tambahan Wisma Atlet untuk melengkapi tiga gedung yang sebelumnya sudah berdiri megah di kawasan Jakabaring Sport City (JSC).

    Untuk tahap pertama, tiga gedung ditargetkan selesai pada 31 Desember. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan lima gedung lainnya akan dikerjakan awal tahun 2016. "Asian Games masih lama, tapi kami harus cepat berbuat," kata Alex, Rabu, 19 Agustus 2015.

    Alex mengatakan setiap gedung dengan fasilitas berstandar apartemen ini akan terdiri atas lima lantai yang dilengkapi lift. Setiap lantai memiliki 16 kamar, sehingga setiap gedung akan mampu menampung sekitar 320 atlet.

    Dengan total sebelas gedung yang dimiliki, ia optimistis Jakabaring akan dapat menampung sekitar 7.000 atlet dan petugas saat Asian Games nanti. Proyek ini memakan biaya Rp 53 miliar yang berasal dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan pengerjaannya dilakukan oleh Waskita Karya. Seusai Asian Games 2018, gedung ini akan menampung mahasiswa Sekolah Tinggi Olahraga Indonesia dan atlet-atlet pelatnas yang akan berlatih di Jakabaring. Dengan demikian, sepanjang tahun, gedung tersebut akan selalu berdaya guna.

    Alex menambahkan, pemerintah saat ini juga telah memulai renovasi beberapa venue yang terletak di kawasan JSC, seperti penambahan centre court lapangan tenis, renovasi stadion akuatik, serta renovasi stadion atletik yang saat SEA Games 2011 menjadi tuan rumah. "Atletik akan kita tambah tribun penontonnya, kemudian juga kami lengkapi dengan fasilitas foto finis permanen," ujarnya.

    Kepala Biro Humas dan Protokol Zaki Aslam melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sumatera Selatan Untung Sarwono menambahkan, venue lain seperti dayung dan menembak juga tidak luput dari renovasi menjelang Asian Games 2018. Panjang lintasan dayung yang semula 1.200 meter akan ditambah menjadi 2.200 meter sesuai ketentuan internasional. Adapun menembak untuk nomor 10 m, 50 m, dan 25 m semuanya akan ditambah menjadi 80 lintasan.

    Menurut dia, semua pengerjaan tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2016. Kalkulasi itu dapat dilihat dari pengerjaan tiga gedung Wisma Atlet yang harus selesai pada akhir tahun ini. Pada awal 2017, semua fasilitas di JSC harus siap menggelar tes event Asian Games 2018. "Kami sudah mendapat tawaran untuk menggelar uji coba berbagai cabor," tuturnya.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.