Tenis Meja UT-Tempo, 16 Atlet Nasional Perkuat Korporat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa mengikuti pertandingan tenis meja dalam Kejuaraan Tenis Meja Piala Universitas Terbuka-Tempo yang berlangsung di Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Banten, 21 Agustus 2015. Kategori pelajar menjadi pembuka pada turnamen kali ini. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Sejumlah siswa mengikuti pertandingan tenis meja dalam Kejuaraan Tenis Meja Piala Universitas Terbuka-Tempo yang berlangsung di Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Banten, 21 Agustus 2015. Kategori pelajar menjadi pembuka pada turnamen kali ini. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejuaraan Tenis Meja Piala Universitas Terbuka-Tempo 2015 hari kedua, Sabtu, 22 Agustus 2015, bergulir hampir semua kategori. Sesi pagi hari, kategori pelajar nasional lebih dulu bertanding, disusul kategori divisi V, divisi V, dan kategori korporat. Kategori korporat diikuti 14 perusahaan, yang di dalamnya terdapat sedikitnya 16 atlet nasional.

    Sejak pukul 09.00, sebanyak 189 pemain kategori divisi V bertanding memperebutkan tiket ke babak semifinal pada esok hari, Minggu, 23 Agustus 2015. Ini merupakan kategori terbuka untuk semua kalangan. Sedangkan pada kategori IV, yang dihuni kebanyakan atlet pra-PON, akan dimulai pukul 20.00. Sebanyak 96 pemain akan ambil bagian pada kategori ini.

    "Malam ini, pertandingan akan berlangsung hingga pukul 22.00," kata David, Ketua Pelaksana Kejuaraan Tenis Meja Piala UT-Tempo yang berlangsung di kantor Universitas Terbuka Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, ini. "Semua partai final berlangsung Minggu."

    Pada babak penyisihan kategori korporat, atlet-atlet nasional, Yon Mardiono dan Dahlan Haruri, bertanding untuk Hotel Royal Darmo. Ficky Supit memperkuat Provinsi DKI. Korporat yang ikut dalam kejuaraan ini antara lain Kementerian Agama, Kementerian Kehutanan, Perusahaan Gas Negara, PT Sucofindo, Universitas Terbuka, So Good Food, dan PT Tempo Inti Media Tbk.

    BINTORO AGUNG S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.