Sambangi Indonesia, Juara NBA Latih Anak Bermain Basket

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Golden State Warriors memegang piala Larry O'Brien setelah mengalahkan Cleveland Cavaliers pada game keenam final NBA antar wilayah di Quicken Loans Arena, 16 Juni 2015. Golden State Wariors mengalahkan Cleveland Cavaliers di game keenam dengan skor 105-97. REUTERS/Bob Donnan-USA TODAY Sports

    Para pemain Golden State Warriors memegang piala Larry O'Brien setelah mengalahkan Cleveland Cavaliers pada game keenam final NBA antar wilayah di Quicken Loans Arena, 16 Juni 2015. Golden State Wariors mengalahkan Cleveland Cavaliers di game keenam dengan skor 105-97. REUTERS/Bob Donnan-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain tim juara NBA 2015 Golden State Warriors, Marreese Speights memberikan pelatihan dasar bola basket kepada anak-anak yang terpilih mengikuti program National Training Camp Junior NBA Indonesia 2015.

    Dalam sesi coaching clinic yang berlangsung di lapangan basket Gedung Sarana Jaya, Jakarta, Kamis, Marreese melatih tak kurang dari 55 anak usia sekolah dasar dan menengah pertama yang berasal dari Yayasan Dompet Dhuafa dan Panti Asuhan Desa Putra.

    "Saya senang bisa melatih mereka. Banyak di antara anak-anak ini yang bermimpi untuk bisa memenangi kejuaraan bola basket dan kegiatan seperti ini dapat membantu mewujudkan mimpi mereka," ujar Marreese.

    Dalam sesi latihan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, Marreese yang didampingi oleh pelatih sekaligus Manajer NBA Asia Chris Sumner mengajari anak-anak teknik dasar permainan basket seperti dribble (menggiring bola), passing (mengoper bola), dan shooting (memasukkan bola ke dalam keranjang).

    Meskipun banyak yang melakukan kesalahan, anak-anak tampak senang dan tertawa-tawa sambil mempraktikkan gerakan yang diajarkan Marreese dan Chris.

    Sesekali mereka bertepuk tangan untuk menyemangati kawan mereka yang mencoba mencetak poin.

    "Anak-anak ini sangat antusias dan bersemangat. Itu memudahkan pekerjaan kami," kata Chris.

    Menurut dia, kegiatan tersebut sangat penting untuk menumbuhkan minat olahraga basket kepada anak-anak, terutama bagi mereka yang ingin melanjutkan ke level yang lebih tinggi dengan berkiprah di liga profesional Tanah Air.

    Hampir sama dengan tahun lalu yang pesertanya adalah anak-anak difabel (special olympics), Chris sebagai perwakilan dari NBA Cares berkomitmen untuk memberikan kesempatan berharga kepada anak-anak yang sering dianggap tidak beruntung.

    "Melalui program NBA Cares kami ingin menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya melalui coaching clinic ini," tuturnya.

    Chris, Marreese, dan timnya akan melanjutkan program latihan mereka hingga Minggu (30/8) sebelum bertolak ke empat negara ASEAN lain yakni Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina untuk meneruskan misi mereka memasyarakatkan olahraga basket ke seluruh dunia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.