Forki Utus 18 Atlet di Pra-PON

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok Kata Beregu Putra Indonesia yang meraih medali Perak ketika bertanding Dalam Kejuaraan Dunia Karate WKF (World Karate Federation) Premiere League di Istora Senayan Jakarta(22/6). TEMPO/Seto Wardhana.

    Kelompok Kata Beregu Putra Indonesia yang meraih medali Perak ketika bertanding Dalam Kejuaraan Dunia Karate WKF (World Karate Federation) Premiere League di Istora Senayan Jakarta(22/6). TEMPO/Seto Wardhana.

    TEMPO.CO, Makassar - Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Sulawesi Selatan telah menetapkan tim definitif yang akan turun pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Medan, 22-25 Oktober 2015.

    Penentuan tim tersebut dilakukan setelah pengurus pusat memberikan petunjuk teknis terkait dengan pembatasan usia. 

    "Kami sudah tetapkan 18 atlet karate yang akan turun di Pra-PON nanti," kata pelatih karate Sulawesi Selatan, Mursalim Badoo, di Makassar, Kamis, 27 Agustus 2015.

    Mursalim mengatakan atlet yang bisa turun di babak kualifikasi PON nanti, untuk nomor kata ditetapkan usia atlet maksimal 30 tahun. Adapun atlet yang terpilih, menurut dia, adalah peraih medali perak, Fidelys Lolobua (putra), pada Asian Games di Korea Selatan pada 2014.

    Juga ada Aswar (putra), Hendro Salim (putra), Faisal Zainuddin (putra), Bayu Ramadhan (putra), Duhril Ramadhan (putra), Darwansyah (putra), Fahri (putra), dan Sulhandra (putra).

    Selain itu, ada Wiwik Pertiwi (putri), Ayu Syafitri (putri), Serlita (putri), Feby Ramadhan (putri), Magfirah (putri), Tri Wulan (putri), dan Ifka Widyasari (putri). " Di antara atlet yang terpilih ini, ada beberapa yang merupakan atlet pemusatan latihan nasional, seperti Fidelys," ujarnya.

    Ia menjelaskan, mantan atlet pemusatan latihan nasional ini memang telah mendapat jatah wild card dari pengurus pusat. Pasalnya, ada pembatasan usia yang bisa berlaga dalam Pra-PON nanti. Terpilihnya atlet tersebut, menurut Mursalim, merupakan hasil seleksi panjang yang dilakukan pengurus karate Sulawesi Selatan.

    "Jadi mereka yang terpilih ini kualitasnya tidak diragukan dan layak mewakili tim Sulawesi Selatan," ujarnya.

    Mursalim mengaku pihaknya telah mengantisipasi jika babak kualifikasi PON membatasi umur atlet. Karena itu, ia meningkatkan kualitas atlet secara umum, dari pembinaan atlet muda hingga senior.  

    Atlet karate Sulawesi Selatan, Fidelys Lolobua, menuturkan saat ini ia tengah mengikuti kejuaraan nasional perguruan Gojukai di Jakarta pada 29-30 Agustus 2015. Hal ini dilakukan sebagai ajang pemanasan sebelum tampil dalam Pra-PON.

    "Kejuaraan ini sebagai persiapan bagi tim Pra-PON Sulawesi Selatan, sekaligus seleksi buat tim nasional di kejuaraan Asia-Pasifik Gojukai di Indonesia pada 25-29 November mendatang," ucapnya.

    Menurut atlet peraih medali perak Asian Games ini, jumlah atlet yang diberangkatkan dalam kejuaraan nasional Gojukai sebanyak 30 orang. Termasuk yang ikut Pra-PON, seperti Faisal Zainuddin, Aswar, dan Ayu Safitri.

    "Saya main di kategori perorangan dan beregu. Saya terpilih setelah melihat prestasi sejak 2012 hingga sekarang," tutur Fidelys.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.