Indonesia Siap Bersaing di Kejuaraan Taekwondo Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taekwondoin Indonesia, Maulana Haidir, menerima medali perak dalam Nomor Final Men Individual Poomsae pada Sea Games 2015 di Singapura, 12 Juni 2015. Maulana Haidir gagal mempersembahkan medali Emas. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Taekwondoin Indonesia, Maulana Haidir, menerima medali perak dalam Nomor Final Men Individual Poomsae pada Sea Games 2015 di Singapura, 12 Juni 2015. Maulana Haidir gagal mempersembahkan medali Emas. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 21 negara dipastikan akan mengutus atlet taekwondo mereka pada Kejaraan "International Taekwondo Championship Indonesia 2015" yang digelar di Pekanbaru, tanggal 3-6 September. 

    "Kami sudah menggelar rapat terakhir dari 30 negara yang sedianya ikut hanya 21 pasti mendaftar ulang," ungkap Bendahara ITCI 2015, Herman Nazar, di Pekanbaru, Senin. 

    Menurut Herman, pihaknya sudah memastikan juga sejumlah atlet luar negeri dan nasional yang bakal hadir pada deting-detik terakhir penyelenggaraan kejuaraan ini.

    Panitia mencatat lanjut Herman, total atlet yang ikut pada ITCI ada 337 yang berasal dari 21 negara ada 162 atlet. Serta 175 atlet nasional dari 34 provinsi di Indonesia.

    Berbicara persiapan, Herman menerangkan sejauh ini sudah 90 persen. Termasuk kepastian pejabat negara yang akan membuka langsung penyelenggaraan ITCI adalah Menpora Imam Nahrawi.

    Berbicara keamanan para atlet luar maupun nasional yang akan ikut pada kancah ITCI, Ketua Harian Taekwondo Pekanbaru, Solihin, mengakui pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru, Kepolisian, Dishub, Paskas dan BIN.

    "Kami sudah berbagi tugas baik untuk pengamanan jalur lalu lintas di depan Gelanggang Olahraga Remaja (GOR), diserahkan kepada kepolisian dan Dishub." Urainya.

    Sementara untuk sterilisasi arena GOR ada Satpol-PP dan Paskas dan Arhanud akan ikut menjaga selama pertandingan berlangsung tanggal 3-6 September.

    Sementara untuk pintu masuk dibadara, pihaknya lanjut Solihin sudah berkoordinasi dengan imigrasi, protokol bandara, Pemda,

    "Kami sudah menciptakan pelayanan yang memudahkan registrasi mereka yang datang," tuturnya. 

    Sementara untuk penginapan para tamu ia menambahkan para atlet luar akan ditempatkan pada satu hotel Pangeran, sedangkan lokal ditempatkan pada Rusunawa yang dulu digunakan jadi wisma atlet saat PON.

    "Mereka akan didampingi LO (liaison officer) masing-masing," tandasnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.