Peserta Audisi PB Djarum di Kudus Tembus 900 Peserta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan atlet bulutangkis Arya Maulana (kiri) serta Edi Subaktiar menerima penghargaan dari Perkumpulan Bulutangkis Djarum senilai Rp 40 juta, Jakarta, Rabu (19/7). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Pasangan atlet bulutangkis Arya Maulana (kiri) serta Edi Subaktiar menerima penghargaan dari Perkumpulan Bulutangkis Djarum senilai Rp 40 juta, Jakarta, Rabu (19/7). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Lebih dari 900 peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis di Kudus, Jawa Tengah, Senin.

    Pendaftaran yang dibuka Senin (31/8) pagi itu, hingga pukul 21.00 WIB telah tercatat 913 peserta yang akan bersaing menuju grand final, Sabtu (5/9).

    Dalam temu pers, Senin siang, Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin memperkirakan jumlah peserta audisi di Kudus bisa mencapai angka 1.000 orang, karena ini adalah kesempatan terakhir bagi para peserta untuk memperoleh beasiswa bulu tangkis dari PB Djarum.

    "Hari ini sampai pukul 14.30 WIB sudah mencapai angka 800 peserta," kata Yoppy yang menyebutkan bahwa rata-rata peserta pada audisi di kota-kota sebelumnya sekitar 200-300 orang.

    Kudus adalah kota terakhir dari rangkaian audisi di sembilan kota. Sebelumnya audisi telah diselenggarakan di Medan, Palembang, balikpapan, Jember, Manado, Makassar, Tasikmalaya, dan Purwokerto. 

    Para juara dari sembilan kota tersebut akan diadu pada grand final yang juga berlangsung di Kudus pada 4-6 September, untuk menentukan penerima beasiswa bulu tangkis yang akan dibina oleh PB Djarum.

    Yoppy memperkirakan membludaknya peserta audisi di Kudus karena banyak peserta yang telah gagal di kota lain, mendaftar kembali untuk mengikuti seleksi.

    Soal diselenggarakannya audisi di sembilan kota untuk pertama kalinya, Yoppy mengatakan bahwa itu dilakukan berdasarkan usulan peserta yang tidak mampu datang ke Kudus untuk mengikuti audisi. Sebelumnya audisi hanya digelar di Kudus.

    "Ini untuk memberi kesempatan bagi anak-anak berbakat di pelosok-pelosok sana yang tidak mampu datang ke Kudus," kata Yoppy.

    Ia menambahkan, PB Djarum memberi bantuan sebesar Rp2 juta bagi peserta audisi di luar Jawa yang berhasil lolos ke tahap grand final, sementara bagi mereka yang lolos audisi di Jawa mendapat Rp1juta rupiah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.