Serena Williams Terinspirasi oleh Dua Legenda Tenis Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Serena Williams, meluapkan emosinya saat mendapatkan angka dari lawannya Elina Svitolina pada pertandingan Western & Southern Open di Mason, Ohio, 22 Agustus 2015. AP/John Minchillo

    Serena Williams, meluapkan emosinya saat mendapatkan angka dari lawannya Elina Svitolina pada pertandingan Western & Southern Open di Mason, Ohio, 22 Agustus 2015. AP/John Minchillo

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara bertahan Amerika Serikat Terbuka, Serena Williams, menyebutkan dua legenda tenis, Steffi Graf dan Monica Seles, telah menginspirasi disiplin mentalnya. Dia menyampaikan pengakuan itu setelah lolos dari babak pertama AS Terbuka.

    Petenis nomor satu dunia ini hanya perlu 30 menit untuk mengatasi petenis peringkat ke-86, Vitalia Diatchenko, 6-0, 2-0 untuk mencatatkan kemenangan ke-22 berturut-turut pada AS Terbuka sejak dikalahkan petenis Australia, Samantha Stosur, pada final edisi 2011.

    Serena menyebutkan kemampuannya untuk fokus dan tampil konsisten terbentuk karena sewaktu kecil sering menyaksikan keberanian dan ketangguhan bermain Steffi Graf dan Monica Seles.

    "Saya kira itu mungkin berasal dari masa kecil dan setelah menyaksikan begitu banyak pertandingan tenis, hanya menikmati Steffi dan Monica, di era itu di mana hanya ada mereka (yang dominan)," kata Serena, yang tengah memburu rekor tahun kalender Grand Slam.

    "Mereka berdua adalah para pemain bermental baja, hanya melihat dan dipengaruhi itu, berandai-andai suatu hari saya akan ada di sana," ucapnya seperti dikutip AFP.

    Pada babak kedua, Serena akan ditantang petenis Belanda, Kiki Bertens. Dan, jika berlanjut, ia akan dilawan Coco Vandeweghe atau Bethanie Mattek-Sands pada babak ketiga.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?