Pelari Agus Tak Terbendung di Nomor 10 Ribu Meter  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Prayogo pemenang juara satu lari bertajuk Independence Day Run 2014  kategori 17 kilometer ketika sampai di garis finish di Silang Monas,  Jakarta, Minggu 31 Agustus 2014. Agus Prayogo menyelesaikan lari dengan catatan waktu 54 menit. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Agus Prayogo pemenang juara satu lari bertajuk Independence Day Run 2014 kategori 17 kilometer ketika sampai di garis finish di Silang Monas, Jakarta, Minggu 31 Agustus 2014. Agus Prayogo menyelesaikan lari dengan catatan waktu 54 menit. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelari nasional Agus Prayogo yang tampil mewakili Jawa Barat, berhasil mempertahankan gelar juara pada nomor lari 10.000 meter putra dalam Kejuaraan Atletik 2015 sekaligus kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX.

    Memperoleh medali emas setelah berlari dengan catatan waktu 31 menit 27 detik, Agus mengaku kurang puas karena pada 2014 dia memiliki catatan waktu lebih baik yakni 30 menit 27 detik. "Saya senang bisa mempertahankan juara," kata Agus, Jumat 4 September 2015.

    Pada kejuaraan tahun lalu Agus menggondol juara di nomor 10 ribu meter. "Saya kurang puas dari segi catatan waktu, karena memang ada beberapa kendala tadi," ujar Agus usai menerima medali di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta.

    Selain cuaca yang dirasa sangat panas, atlet peraih medali emas nomor lari 5.000 meter SEA Games 2009 di Laos itu juga merasa kurang ada persaingan selama lomba sehingga membuatnya lebih santai dalam berlari.

    "Salah satu kendala saya karena kurang ada persaingan, sejak start saya sudah lari sendiri. Tidak ada persaingan sehingga dari segi catatan waktu memang kurang baik," kata atlet kelahiran Bogor, Jawa Barat, 30 tahun silam itu.

    Ditanya tentang kesiapannya menuju PON 2016, pemegang dua rekor nasional nomor lari 5.000 meter dan 10.000 meter itu mengaku tidak ada persiapan khusus. Ia mempersiapkan diri untuk target jangka panjang yaitu SEA Games 2017 di Kuala Lumpur.

    "Yang pasti saya tetap melanjutkan program dari Pelatnas, jangka panjang program untuk ke SEA Games 2017 di mana PON 2016 sebagai sasaran antara saja," ujar pemenang medali emas nomor 10 ribu meter SEA Games 2015 di Singapura, Juni lalu.

    Setelah Agus, peringkat kedua nomor lari 10.000 meter ditempati oleh atlet Daerah Istimewa Yogyakarta Nur Shodiq. Nur memperoleh medali perak setelah berlari dengan catatan waktu 31 menit 35 detik.

    Sementara itu, medali perunggu dimenangkan oleh atlet Sumatera Utara Wilman Pasaribu dengan catatan waktu 33 menit 28 menit. Meski menempati peringkat ketiga, Wilman tidak memenuhi kualifikasi PON mengingat catatan waktu yang ditetapkan yakni 32 menit 10 detik.
    Dengan demikian hanya Agus dan Nur yang melaju ke PON 2016 di Jawa Barat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?