Semifinal AS Terbuka Pertemukan Derby Williams Bersaudara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Venus-Serena Williams berjalan ke luar lapangan, setelah dikalahkan pasangan Makarova-Vesnina dalam perempat final turnamen Amerika Terbuka di New York, 3 September 2014. AP/John Minchillo

    Pasangan Venus-Serena Williams berjalan ke luar lapangan, setelah dikalahkan pasangan Makarova-Vesnina dalam perempat final turnamen Amerika Terbuka di New York, 3 September 2014. AP/John Minchillo

    TEMPO.CO, Jakarta - Adik kakak --Serena dan Venus Williams-- akan saling berhadapan untuk memperebutkan satu tempat pada semifinal AS Terbuka Selasa waktu AS nanti atau Rabu WIB lusa.

    Berikut catatan AFP Sports mengenai lima pertemuan paling dikenang dari dua bersaudara asal Amerika Serikat itu:

    Babak kedua Australia Terbuka 1998
    Digambarkan oleh sebuah surat kabar sebagai istimewa, ini adalah pertemuan pertama Williams bersaudara. Keduanya mengenakan manik-manik pada rambut mereka. Venus, saat itu masih berumur 17 tahun, menang 7-6 (7/4), 6-1 sebagaimana sudah diperkirakan karena dia berperingkat 16 dunia, sedangkan Serena yang saat itu berusia 16 tahun berperingkat 53.

    Final Australia Terbuka 2003
    Salah satu final paling dramatis antardua bersaudara ini terjadi di teriknya udara Melbourne manakala Serena menyambet gelar juara Grand Slam terakhirnya saat itu setelah menang 7-6 (7/4), 3-6, 6-4 dalam pertarungan yang menegangkan.
    Ini adalah keenam kalinya seorang perempuan menyabet empat gelar Grand Slams secara bersamaan setelah yang pertama dicatat Steffi Graf pada 1994.
    Sebaliknya Venus menjadi perempuan pertana yang kalah pada empat final Grand Slam secara berturut-turut.

    Final Wimbledon 2008
    Venus merebut gelar juara Wimbledon kelimanya dengan menang 7-5, 6-4 dalam salah satu pertarungan berkualitas tinggi antara keduanya di All England Club.
    Venus, saat itu sudah berusia 28 tahun, menjadi salah satu dari empat petenis yang lima kali atau lebih mengangkat trofi Wimbledon pada Era Terbuka.
    Dia memastikan kemenangan ketia Serena melepaskan backhand melebar namun selebrasinya terhenti begitu adiknnya itu memeluk dia di batas net.

    Semifinal Dubai 2009
    Venus menaklukkan Serena yang saat itu unggulan utama dengan 6-1, 2-6, 7-6 (7/3) sehingga memimpin rekor menang-kalah 10-9 dari adiknya itu.
    Ini adalah kemenangan kelima Venus pada tujuh pertemuan terakhir mereka namun Serena yang lebih dielu-elukan penonton karena dia bermain sambil mengabaikan cedera lutut yang telah memaksanya absen pada sebuah turnamen sepekan sebelumnya.
    Ini adalah kedua kalinya mereka bermain sampai tie-break selama 19 kali pertemuan mereka.

    Final Wimbledon 2009
    Serena mengakhiri dominasi dua tahun Venus di Wimbledon dengan memenangi final edisi ini 7-6 (7/3), 6-2 yang membuatnya diserahi trofi All England Club untuk ketiga kalinya.
    Ini keempat kalinya dua bersaudara ini bertemu pada final Wimbledon di mana Serena yang saat ini juara Wimbledon, Australia Terbuka dan AS Terbuka, memenangkan tiga dari empat pertemuan itu.
    Kemenangan kesebelas petenis yang saat itu berusia 27 tahun atas kakaknya itu membuatnya meraih kembali juara Wimbledon yang disandangnya pada 2002 dan 2003, sekaligus menghancurkan impian Venus si juara lima kali Wimbledon untuk mengangkat trofi ini ketiga kali berturut-turut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.