Tim Pegasus Indonesia Siap Unjuk Gigi di Tour of China

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pebalap mengayuh sepedanya pada Acara Audax Randonneur Indonesia saat melintas di Jalan Raya Padang - Pariaman, via Ketaping, Sumbar, (6/10). ANTARA/Iggoy el Fitra

    Sejumlah pebalap mengayuh sepedanya pada Acara Audax Randonneur Indonesia saat melintas di Jalan Raya Padang - Pariaman, via Ketaping, Sumbar, (6/10). ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap dari Pegasus Continental Cycling Team (PCT) siap unjuk kekuatan di kejuaraan internasional bergengsi di Asia, yaitu Tour of China dari Tianjin menuju Zhuhai, Cina, yang digelar dua sesi, yaitu 2-9 Oktober dan 11-17 Oktober.

    Manajemen PCT, Fila Faliona, di Jakarta, Senin, mengatakan demi meraih hasil maksimal pada kejuaraan dengan total jarak tempuh kurang lebih 1.200 km itu pihaknya mengandalkan pembalap kombinasi antara senior dan junior, tapi semuanya telah berpengalaman.

    "Ada lima pembalap yang akan berangkat ke Tiongkok. Dari lima pembalap ini mayoritas adalah sprinter. Yang jelas persaingan yang kami lakukan sudah berjalan dengan baik sesuai dengan program pelatih," katanya.

    PCT pada Tour of China akan menurunkan pembalap handal, yaitu Arin Iswana, Chelly Aristya, Jamalidin Novardianto, Rastra Patria Dinawan, dan Teten Rohendi. 

    Untuk pelatih saat ini dipegang oleh pria asal Italia, Giancomo Notari. Masuknya pelatih baru tersebut diharapkan mendongkrak performa PCT.

    Meski demikian, tim yang sukses menjadi yang terbaik pada Le Tour de Langkawi ini tidak mau gegabah dalam mengejar prestasi karena lawan yang akan dihadapi adalah tim-tim besar, seperti Avanti Racing Team, CCN Cycling Team, dan Cycling Team of Hong Kong.

    "Di Tour of China ini kami memang memilih pembalap sesuai dengan spesifikasinya. Kami berharap mereka mampu memberikan yang terbaik," kata Fila.

    Pelatih PCT Giacomo Notari mengaku tidak memberikan target muluk-muluk pada Rastra Patria Dinawan dan kawan-kawan. Menurut dia, target yang dibebankan adalah semua pebalap mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

    "Kami meminta kepada pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Apalagi kejuaraan ini diikuti pembalap internasional yang sudah berpengalaman," katanya.

    Sebagai tim continental satu-satunya di Indonesia, Pegasus Continental Cycling Team sangat aktif mengikutsertakan pembalapnya ke kejuaraan internasional yang masuk kalender UCI. Pada hari yang sama tim ini juga mengirimkan pembalapnya ke Tour de Singkarak 2015 di Sumatera Barat. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.