Kejuaraan Ski Air Nomor Slalom, DKI Tampil Dominan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang atlet ski Air wanita beraksi pada kelas Slalom Putri keajuaran Internasional Andi Mattalata Ski Air di danau Tanjung Bunga, Makassar, 5 September 2014. TEMPO/Iqbal Lubis

    Seorang atlet ski Air wanita beraksi pada kelas Slalom Putri keajuaran Internasional Andi Mattalata Ski Air di danau Tanjung Bunga, Makassar, 5 September 2014. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - DKI Jakarta menduduki peringkat pertama pada Kejuaraan Nasional 2015 dan Kualifikasi PON XIX/2016 cabang olahraga ski air nomor slalom putri di Danau Sunter, Jakarta, Minggu.

    DKI yang diwakili oleh Ummuh Thoyibhatus Sholikah berhasil mencetak poin 2,5 bola dengan kecepatan 55 kph dan panjang tali 13 meter.

    Pada babak sebelumnya Ummuh berhasil mendapatkan poin 4,5 bola dengan kecepatah 55 kph dan panjang tali 14,25 meter.

    Posisi kedua diduduki oleh perwakilan Jawa Timur, Safira Ratriandari Widodo dengan poin 4 bola, kecepatan 55 kph dan panjang tali 16 meter.

    Dan posisi ketiga diduduki oleh Emilia Guliva Hampp dari DKI meraih poin 3,5 bola dengan kecpatan 55 kph dan panjang tali 18 meter.

    Pada babak final ini, sebanyak 13 atlet putri bertanding untuk merebut kejuaraan nasional 2015.

    Dan pada kategori putra, juara slalom menjadi milik Indra Hardinata asal Sumatera Selatan, dia berhasil meraih poin 4,5 bola dengan kecepatan 58 kph dan panjang tali 13 meter.

    Posisi kedua diraih Guruh Dwi Samudra dari Jawa Timur dengan poin 2,5 bola, kecepatan 58 kph dan panjang tali 14,25.

    Dan posisi ketiga dipegang oleh Febrianto Kadir dari DKI Jakarta dengan poin 2 bola, kecepatan 58 kph dan panjang tali 16 meter.

    Sementara itu untuk kualifikasi PON 2016, tim penilai akan menentukan 80 atlet dari seluruh nomor olahraga ski air.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.