Pengamanan Piala Presiden, Ketum Jakmania: Tanya Kapolda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persib Bandung, Zulham Zamrun (kedua kanan) melewati hadangan penjaga gawang Mitra Kukar, Rivky Mokodompit (bawah) saat lanjutan kompetisi Piala Presiden 2015 di Stadion Jalak Harupat, Bandung, 10 Oktober 2015. Persib berhasil lolos ke babak final setelah menang denga skor 3-1. ANTARA/Agus Bebeng

    Pesepakbola Persib Bandung, Zulham Zamrun (kedua kanan) melewati hadangan penjaga gawang Mitra Kukar, Rivky Mokodompit (bawah) saat lanjutan kompetisi Piala Presiden 2015 di Stadion Jalak Harupat, Bandung, 10 Oktober 2015. Persib berhasil lolos ke babak final setelah menang denga skor 3-1. ANTARA/Agus Bebeng

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum The Jakmania, pendukung klub sepak bola Persija Jakarta, Richard Ahmad, enggan mengomentari penyelenggaraan final Piala Presiden di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Ahad, 18 Oktober 2015.

    Menurut Richard, ia tak memiliki kewenangan untuk menjamin keamanan saat pertandingan final antara Persib Bandung dan Sriwijaya FC berlangsung. "Untuk masalah pengamanan tanyakan Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian saja," ujarnya saat dihubungi Tempo, Kamis, 15 Oktober 2015.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal menjelaskan Polda Metro Jaya bakal mengerahkan 8.757 personel dari Polres Metro di Jakarta dan korp Brimob Polri untuk mengamankan final Piala Presiden. "Polda Metro Jaya siap melakukan pengamanan langsung di lokasi," ujar Iqbal.

    Iqbal menjelaskan kepolisian akan mengawal Bobotoh, pendukung Persib Bandung, dan pendukung Sriwijaya FC. Mereka juga akan melakukan penjagaan di lokasi-lokasi rawan,  menjaga keamanan wasit, pelatih, dan klub yang bertanding.

    "Kami akan menutup celah sekecil apa pun bagi kelompok-kelompok tertentu yang ingin mengacau," ucap mantan Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara ini.

    GANGSAR PARIKESIT | ANGELINA ANJAR SAWITRI

    Baca juga: Liverpool Beruntung, Ini Bukti Klopp Pesulap Hebat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.