Denmark Terbuka, Indonesia Tanpa Wakil Ganda Putra

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat bertanding melawan Pebulutangkis ganda putra China, Liu Xiaolong dan Qiu Zihan pada babak final Kejuaraan Dunia Total BWF World Championship 2015 di Jakarta, 16 Agustus 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat bertanding melawan Pebulutangkis ganda putra China, Liu Xiaolong dan Qiu Zihan pada babak final Kejuaraan Dunia Total BWF World Championship 2015 di Jakarta, 16 Agustus 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Dua ganda putra Indonesia tersingkir dari turnamen Denmark Terbuka 2015 pada pertandingan putaran kedua.

    Pasangan unggulan kedua Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan dikalahkan Liu Cheng dan Lu Kai dari Tiongkok dengan skor 23-25, 21-23.

    "Lawan tidak mudah mati. Pertahanan mereka juga bagus saat kami terus menyerang. Serangan mereka malah banyak yang tembus ke kami," kata Hendra dalam siaran pers Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Jumat.

    Ganda putra andalan Indonesia itu sudah mendapatkan perlawanan ketat dari Liu dan Lu sejak awal game pertama dan tertinggal hingga 8-15.

    Meskipun Hendra dan Ahsan kemudian bisa mengejar skor hingga 20-18, pasangan Tiongkok hasil babak kualifikasi itu mampu menutup game pertama dengan kemenangan 25-23.

    Pada game kedua, setelah unggul 18-15, Hendra-Ahsan harus menyerah kepada pasangan Tiongkok itu 23-21.

    Sementara Angga Pratama dan Ricky Karanda Suwardi kalah dari ganda putra tuan rumah Mathias Boe dan Carsten Mogensen yang merupakan pasangan unggulan keempat.

    Angga dan Ricky kalah dalam dua game langsung 19-21, 16-21 pada pertandingan putaran kedua turnamen superseries premier itu.

    Dengan kekalahan kedua padangan itu, maka tidak ada wakil ganda putra Indonesia yang turun di perempat final turnamen berhadiah total 650 ribu dolar AS tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.