Piala Kasad, Kodam VII Wirabuana Kirim 25 Atlet Penembak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu peserta lomba tembak piala Panglima TNI tahun 2014 berkonsentrasi pada targetnya di Lapangan Tembak Kartika Divisi I Kostrad Cilodong, Depok, 27 Oktober 2014. TEMPO/Ilham Tirta

    Salah satu peserta lomba tembak piala Panglima TNI tahun 2014 berkonsentrasi pada targetnya di Lapangan Tembak Kartika Divisi I Kostrad Cilodong, Depok, 27 Oktober 2014. TEMPO/Ilham Tirta

    TEMPO.CO, Jakarta - Komando Daerah Militer (Kodam) VII Wirabuana mengirimkan sebanyak 25 petembak untuk menghadapi Lomba Tembak Piala Kasad 2015 di Lapangan Divisi Infanteri L/Kostrad Cilodong, Jakarta.

    "Sebanyak 25 atlet itu berasal dari berbagai kesatuan dan tampil di sejumlah kategori atau kelas pertandingan diantaranya pistol eksekutif, pistol putra, pistol putri, senapan, dan kategori SMR," kata Komandan Kontingen Kodam VII/Wirabuana, Kolonel Inf Suhardi di Makassar, Selasa.

    Kontingen Kodam VII/Wirabuana juga memberangkatkan sebanyak 12 pendamping baik yang bertugas sebagai pelatih, koordinator, teknisi senjata hingga operator.

    Khusus kategori pistol eksekutif terdiri dari Kolonel Cpl Haripto S budi, Letkol Cpm Karti Amyus, Letkol Ctp Khoirul, Mayor Kv Maryoto, Kapten Inf Samsul, lettu Inf Iwan Setiawan.

    Selanjutnya untuk kategori pistol putra diperkuat Letda Inf Fahmi M, Lettu Kav Kusuma, Praka Agung, dan Praka Ali Amran. Disusul Serka Suarni, Serda Siti, Serda Kartika, Serda Hartini (pistol putri), Sertu Wahyu, Sertu Zainal Muttakin, Serda Syajihad, Kopda Azis, Praka Ihwan dan Pratu Alfaris di kategori senapan.

    Sementara untuk kategori SMR masing-masing Pratu Randi, pratu Haji Warni, Pratu Jusman, Pratu Nawir, dan Pratu Triwahyudi S.

    Para petembak itu berasal dari beragai kesatuan seperti Yonif 700/Raider,Yonkav 10/Serbu, Bekangdam VII/Wirabuana, Pomdam VII/Wirabuana, Hubdam VII Wirabuana, Rindam VII/Wirabuana, hingga Yonarmed 6-76/Tarik.

    "Kita di Kodam ini punya program pelatihan pembinaan petembak, pertiga bulan itu pasti kita lakukan sehingga kita tidak terlalu sulit mencari atlet yang dinilai mampu memberikan prestasi terbaik," katanya.

    Mengenai peluang meraih hasil terbaik di Piala Kasad 2015, dirinya mengaku optimistis. Pihaknya juga berharap seluruh atlet yang diturunkan mampu mengharumkan nama kesatuan dan Sulawesi Selatan.

    "Petembak itu lawannya yakni dirinya sendiri. Mereka (atlet) mendapatkan tempat dan ruang masing-masing untuk menembak sasaran," ujarnya.

    Sementara itu, Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam Brigjen TNI Kurnia Dewantara menyampaikan selamat dan rasa bangganya terhadap para atlet yang terpilih dalam kontingen dalam rangka meperebutkan Piala Kasad 2015.

    "Kepercayaan yang diberikan pimpinan hendaknya dijadikan suatu kebanggaan dan kehormatan yang harus dipertanggung-jawabkan serta dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar bisa tampil sebagai juara," jelasnya.

    Selain itu, lanjut dia, perlu dipahami lomba tembak Piala Kasad 2015 ini diselenggarakan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak para prajurit TNI AD serta mengetahui sejauh mana hasil pembinaan latihan menembak yang dilakukan masing-masing kotama.

    Oleh karena itu, menurut dia, Pangdam berharap seluruh atlet yang akan memgikuti kejuaraan itu agar berkompetisi dengan komitmen yang kuat untuk meraih prestasi yang membanggakan.

    Dalam setiap mengikuti kejuaraan Piala Kasad seperti ini, menurut dia, kontingen Kodam VII/Wirabuana selalu meraih prestasi yang membanggakan. Bahkan dalam turnamen terakhir Piala Kasad pada 2010, kontingen Kodam VII berhasil menempati juara umum kedua.

    Sejumlah prestasi itu hendaknya menjadi acuan dan dapat dipertahankan. Pengdam bahkan menginginkan agar pencapaian tahun ini lebih baik dari sebelumnya.

    Keinginan ini bisa tercapai jika masing-masing atlet memiliki kesiapan mental yang tinggi dan mampu tampil dengan performa yang maksimal sebagaimana petunjuk dan arahan teknis tim pelatih selama ini.

    "Disamping itu, bulatkan tekad dan keyakinan pada atlet serta sikap pantang menyerah dan semangat juang yang tinggi untuk meraih prestasi yang gemilang. Ini penting sehingga kontingen Kodam VII dapat menjadi tim yang disegani kontingan lainnya," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.