Subhan Aksa Didaulat Pimpin IMI Periode 2015-2019  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Rally Indonesia, Subhan Aksa. TEMPO/Fahmi Ali

    Pembalap Rally Indonesia, Subhan Aksa. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.COJakarta - Pereli nasional asal Sulawesi Selatan, Subhan Aksa, siap bersaing dalam pemilihan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang bakal digelar dalam Musyawarah Nasional IMI di Jakarta, 18 Desember 2015. Subhan sendiri saat ini masih menduduki posisi Ketua IMI Sulawesi Selatan.

    Ketua Bidang Roda Empat IMI Sulawesi Selatan Dirga Raya mengatakan dia mendorong Subhan Aksa untuk maju karena telah mengantongi dukungan pengurus IMI di sejumlah provinsi. "Untuk persyaratan sebagai calon ketua juga sudah kami penuhi," katanya di Makassar, Jumat, 6 November 2015.

    Dirga mengatakan sejauh ini dia belum mengetahui tokoh-tokoh lain yang bakal maju sebagai kandidat Ketua IMI. Namun yang jelas, kata Dirga, siapa pun lawannya, mereka siap menghadapi. "Sekarang kami berfokus menjalin komunikasi dengan pengurus lain untuk sama-sama memenangkan Subhan dalam pemilihan nanti," ujarnya.

    Musyawarah Nasional IMI 2015 akan diikuti 34 provinsi di seluruh Indonesia. Artinya, setiap calon dituntut bisa meyakinkan para pemilih bahwa mereka memang ingin memimpin organisasi itu pada periode 2015-2019.

    Ketua Bidang Pembinaan Prestasi IMI Sulawesi Selatan Adifar mengatakan Sulawesi Selatan siap menyelenggarakan musyawarah nasional. Bahkan kesiapan itu telah disampaikan kepada pengurus pusat jauh-jauh hari sebelumnya. 

    Namun keinginan tersebut tidak bisa langsung dipenuhi karena sejumlah daerah juga berminat menjadi tuan rumah. Misalanya Jakarta dan Bali. "Namun panitia Munas akhirnya memutuskan untuk melaksanakannya di Jakarta. Kami tentu menerima dan berharap usungan kita bisa terpilih demi kemajuan otomotif Indonesia ke depan," tuturnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.