Sadikin Aksa Calonkan Diri Sebagai Ketua IMI Pusat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sadikin Aksa. TEMPO/Tony Hartawan

    Sadikin Aksa. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Makassar - Wakil Ketua Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI), Sadikin Aksa, bakal mencalonkan sebagai ketua pusat IMI periode 2015-2019. Pemilihan tersebut bakal berlangsung pada Desember 2015.

    Juru bicara calon Ketua Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia Sadikin Aksa, Jeffrey JP, mengatakan program utama yang telah menjadi konsep dalam visi dan misi Sadikin adalah perubahan organisasi IMI agar menjadi lebih baik melalui peningkatan komunikasi baik internal maupun eksternal. "Jadi kita menganut asas keterbukaan dalam pengurusan," ucap Jeffrey, Jumat malam, 6 November 2015.

    Sementara, Ketua IMI Sulawesi Selatan, Subhan Aksa, menyatakan sangat senang lantaran ada putra daerah yang ikut bertarung mencalonkan ketua IMI pusat. Dia berharap pemimpin baru nanti bisa mengembangkan organisasi otomotif ini.

    "Kami berharap komunikasi antara pengurus daerah dan pusat bisa lebih baik ke depan," tutur Subhan. Menurut adik kandung Sadikin ini, jika kakaknya terpilih nantinya, komunikasi antar pengurus diharapkan berjalan lancar sehingga dapat membangkitkan gaung otomotif yang sejalan dengan pengurus provinsi dan pusat.

    Sebelumnya, diberitakan bahwa Subhan Aksa didaulat menjadi calon ketua pusat IMI periode 2015-2019. Namun, Sadikin Aksa telah lebih dulu mencalonkan dengan mengusung visi dan misi bersama 27 pengurus provinsi IMI se-Indonesia di Bandung pekan lalu. Sebelumnya ia juga telah melakukan pertemuan bersama tokoh senior otomotif di Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan akhir Oktober lalu.

    DIDIT HARIYADI

    Keterangan: Berita ini merupakan ralat berita berjudul Subhan Aksa Didaulat Pimpin IMI Periode 2015-2019


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.