Tembus Semifinal, Venus Tak Butuh Waktu Lama Bekuk Vinci  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis dunia, Venus Williams berofot selfie bersama para penggemarnya dengan menggunakan tongsis usai memenangi pertandingan melawan Saisai Zheng dalam turnamen WTA di Zhuhai, Cina, 5 November 2015. (Zhong Zhi/Getty Images)

    Petenis dunia, Venus Williams berofot selfie bersama para penggemarnya dengan menggunakan tongsis usai memenangi pertandingan melawan Saisai Zheng dalam turnamen WTA di Zhuhai, Cina, 5 November 2015. (Zhong Zhi/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis unggulan teratas Venus Williams mengalahkan finalis AS Terbuka, Roberta Vinci, 6-2, 6-2 pada semifinal turnamen WTA Elite Trophy pada Sabtu, 7 November 2015.

    Pemenang tujuh kali turnamen Grand Slam itu tidak berlama-lama di arena tenis di Zhuhai, Cina selatan, dengan enam kali melakukan break saat menyelesaikan pertandingan dalam waktu 65 menit.

    Pada babak final yang akan digelar pada Minggu, 8 November 2015, Williams akan menghadapi unggulan ketiga asal Cek, Karolina Pliskova, yang menundukkan petenis Ukraina, Elina Svitoloina, 6-3, 6-1 untuk mencapai final keenamnya tahun ini.

    Kemenangan Williams juga disambut gembira adiknya, Serena Williams, yang menelan kekalahan mengejutkan dari Vinci pada semifinal AS Terbuka, yang menghentikan perburuan meraih semua gelar Grand Slam.

    Venus Williams juga mengalahkan Vinci pada semifinal dalam langkah meraih gelarnya yang ke-47 di Wuhan Terbuka bulan lalu.

    Final pada Minggu ini akan menjadi pertemuan pertama antara petenis peringkat ke-11 Williams dan Pliskova, pemain 23 tahun peringkat ke-13 dunia, yang memenangi gelar keempat selama kariernya di Praha tahun ini.

    Williams sudah tidak pernah mengumpulkan tiga gelar dalam satu musim sejak 2008, tahun terakhir kali ia memenangi satu turnamen Grand Slam saat menjuarai Wimbledon untuk pertama kalinya.

    Turnamen WTA Elite Trophy adalah turnamen baru yang diikuti 12 petenis dan dimaksudkan sebagai versi tingkat kedua turnamen yang diikuti delapan petenis WTA Finals, yang dimenangi pekan lalu oleh Agnieszka Radwanska. Demikian laporan AFP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.