14 Provinsi Berebut 7 Tiket PON di Kejurnas Hoki  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo PON 2016 Jawa Barat. wikiepdia.org

    Logo PON 2016 Jawa Barat. wikiepdia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Federasi Hoki Indonesia menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki 2015 sekaligus babak kualifikasi PON 2016, yang dilaksanakan 14-29 November 2015, di Jakarta dan Bandung.

    Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Hockey Indonesia (PP FHI) Erizal Azhar membuka kejurnas tersebut di Jakarta pada Minggu, yang diikuti oleh 14 provinsi dari seluruh Indonesia.

    "Kejurnas diadakan untuk memilih pemain yang akan mengikuti pelatihan nasional untuk SEA Games Malaysia 2017, serta untuk ajang seleksi PON 2016," kata dia.

    Sebanyak 14 provinsi yang terdaftar mengikuti kejurnas ialah Sumatera Utara, Jawa Timur, Papua, Sulawesi Selatan, Banten, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, Papua Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Riau, Lampung, dan Jawa Barat.

    Tujuh tim terbaik dari kejurnas kali ini akan lolos ke PON 2016. Tim hoki dari Provinsi Jawa Barat sudah otomatis lolos karena statusnya sebagai tuan rumah.

    Penyelenggaraan kejurnas dan babak kualifikasi PON akan digelar di Jakarta dan Bandung.

    Pertandingan di Jakarta akan digelar di Lapangan Hoki Kompleks Gelora Bung Karno pada 15-22 November 2015 untuk permainan hoki luar ruangan (11 lawan 11) putra dan putri.

    Di Bandung akan dipertandingkan permainan hoki dalam ruangan (lima lawan lima) putra dan putri pada 25-29 November 2015.

    FHI bertekad menjadikan kejurnas sebagai momentum kebangkitan olahraga hoki Tanah Air sekaligus kegiatan pembinaan daerah untuk wasit, pelatih, dan pemain muda.

    "Kejurnas ini juga merupakan upaya talent scouting untuk Asian Games 2018," kata Elizar.

    Pemain-pemain pilihan dan terbaik dari kejurnas ini akan diserahkan ke Satuan Pelaksana Prima untuk pelatihan dan pengembangan pemain sebagai persiapan untuk menghadapi berbagai kompetisi olahraga multievent mendatang. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.