Si Cantik Penakluk Ronda Rousey, Ini Rahasia Suksesnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ronda Rousey menjawab pertanyaan awak media jelang bertanding melawan Holly Holm di Melbourne, Australia, 13 November 2015. Rousey mempunya catatan bertanding, (12-0, 3 KO, 9 Submission) dimana 6 pertandingan diselesaikannya dalam waktu kurang dari 30 detik dan tiga hanya tiga pertarungan yang diselesaikan Rousey dalam waktu lebih dari satu menit. AP Photo

    Ronda Rousey menjawab pertanyaan awak media jelang bertanding melawan Holly Holm di Melbourne, Australia, 13 November 2015. Rousey mempunya catatan bertanding, (12-0, 3 KO, 9 Submission) dimana 6 pertandingan diselesaikannya dalam waktu kurang dari 30 detik dan tiga hanya tiga pertarungan yang diselesaikan Rousey dalam waktu lebih dari satu menit. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Petarung bebas atau Ultimate Fighting Championship (UFC) Holly Holm berhasil mewujudkan ambisinya menaklukkan Ronda Rousey, yang selama ini dikenal sebagai ratu tarung bebas. Meski tidak diunggulkan, Holm, 34 tahun, menang technical knock-out (TKO) atas Rousey, 28 tahun, pada ronde kedua pertarungan 193 di Etihad Stadium, Melbourne, Australia, Minggu, 15 November 2015.

    Pertarungannya dengan Rousey menjadi penampilan ketiganya di UFC. Sebelumnya, putri pengkhotbah ini lebih banyak dikenal sebagai petinju profesional dan kickboxer. Selama berkarier sebagai petinju, dia mampu mempertahankan gelar juara kelas kelas berat selama 18 kali.

    Perkenalannya dengan dunia tinju terjadi secara kebetulan. Ketika masih menjadi mahasiswa di Universitas New Mexico, dia pernah bermain sepak bola, senam, berenang, dan menyelam sebelum masuk dunia tinju.


    (foto: pukulan Holm dengan telak mengenai Rousey)

    Instruktur aerobiknya Mike Winkeljoh yang mengenalkannya pertama kali pada kickboxing. penampilan perdananya sebagai kickbozer tahun 2001 di kejuaraan nasional yang diselenggarakan Federation and Ringside International Kickboxing di Kansas City. Sejak itulah dia menekuni kickboxing. Total rekornya 6 menang 2 kalah.

    Holm kemudian merambah tinju profesional mulai tahun 2002. Selama 12 tahun menjadi petinju, 38 kali naik ring, 33 menang dengan 9 di antaranya menang KO, imbang 3 kali, dan 2 kali kalah. Tahun 2005 dan 2006, secara berturut-turut dia dinobatkan sebagai petarung perempuan di majalah Ring Magazine.

    Pada tahun 2011 Holm mulai menjajal pertarungan bela diri. Tetapi baru tahun lalu, tepatnya 10 Juli, dia membuat kesepakatan menjalani lima pertarungan. Dua pertarungan sudah dijalani Holm dengan hasil menang. Pertama mengalahkan Raquel Pennington pada akhir tahun kemarin, berikutnya menang melawan Marion Reneau pada 15 Juli lalu.

    (foto: Holm saat dinobatkan sebagai pemenang pertarungan dengan Rousey)

    Sebelum bertanding menghadapi Rousey, Holm melakukan persiapan matang. "Tentu saya tidak akan bertarung bila tidak siap atau tidak percaya bisa menang," ujar Holm menjelang hari pertarungan.

    Usai menyabet gelar juara UFC kelas batam, Holm ingin berlibur di pantai. "Kami akan pergi ke pantai, di suatu tempat keluar kota dan bersantai sedikit," ujar Holm seperti dikutip dalam theage. "Saya punya beberapa teman yang dibesarkan dan tinggal di sini (Melbourne) dan mereka memiliki beberapa restauran, jadi saya akan menyusul mereka dan menikmati tempat ini."

    BERBAGAI SUMBER | RINA W


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.