Linda Terpaksa Angkat Koper Lebih Cepat di Hongkong Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Linda Wenifanetri. Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah

    Linda Wenifanetri. Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet tunggal putri pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Linda Wenifanetri tersingkir pada pertandingan putaran pertama turnamen Hong Kong Terbuka 2015 setelah kalah dari wakil Jepang.

    "Saya mau menyerang tapi ragu sehingga lawan malah lebih dulu menyerang pada game pertama. Saya terlambat fokus pada game pertama sehingga bola justru sering keluar," kata Linda selepas pertandingan di Kowloon, Hong Kong, seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam situs resmi mereka, Rabu.

    Linda kalah dari atlet putri Jepang Minatsu Mitani dalam pertandingan putaran pertama selama 62 menit dengan skor 11-21, 21-18, dan 14-21.

    Setelah tertinggal pada game pertama, Linda berusaha bangkit pada game kedua meskipun Minatsu lebih mendominasi. Setelah meraih skor imbang 18-18, Linda tampil melesat dan menuntaskan game kedua dengan kemenangan 21-18.

    "Pada game kedua saya menang angin. Saya banyak menurunkan bola. Pada game ketiga hingga poin sebelas, saya sudah bermain dengan benar. Tapi setelah ganti lapangan, saya kecolongan poin saat lawan mengubah pola permainannya," kata Linda.

    Sebelumnya, Linda telah dua kali memenangi pertandingan atas Mitani. Kemenangan terakhir Linda atas Mitani yaitu pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 di Jakarta dengan skor 19-21, 21-14, 21-11.

    Meskipun Linda tersingkir, Indonesia menempatkan satu wakil pada nomor tunggal putri Maria Febe Kusmastuti yang berhasil melangkah ke putaran kedua setelah mengalahkan atlet Jepang Yui Hashimoto.

    Febe menang atas Yui dalam tiga game 13-21, 21-7, 21-16 dalam pertandingan putaran pertama selama 58 menit. Pada pertandingan putaran kedua, Febe akan menghadapi atlet unggulan tiga asal Korea Selatan Sung Ji Hyun.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.