Hong Kong Open 2015, Praveen/Debby Maju ke Perempat Final

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Ganda Campuran Bulutangkis Indonesia Praveen Jordan (kanan) dan Debby Susanto mengembalikan pukulan lawannya saat partai Ganda Campuran Sea Games 2015 Singapura, 16 Juni 2015. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Pasangan Ganda Campuran Bulutangkis Indonesia Praveen Jordan (kanan) dan Debby Susanto mengembalikan pukulan lawannya saat partai Ganda Campuran Sea Games 2015 Singapura, 16 Juni 2015. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Kowloon - Setelah kalah di tiga pertemuan terakhir, Praveen Jordan/Debby Susanto akhirnya bisa mengalahkan pasangan Hong Kong, Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah, pada babak kedua Hong Kong Open Super Series 2015. Mereka maju ke perempat final setelah mengalahkan pasangan Hong Kong itu 21-18,21-18.

    “Sebenarnya permainan mereka kurang-lebih sama dengan pertemuan sebelum-sebelumnya,” ujar Debby. “Di beberapa pertemuan terakhir kami harusnya tidak kalah—kami sempat unggul, tapi gagal mencapai angka terakhir. Yang kami ubah kali ini adalah kesabaran di lapangan.”

    Praveen bertutur, pada game pertama, mereka sempat unggul karena tidak terburu-buru dan memiliki bola yang matang. “Tapi kami disusul karena ketika sudah unggul, kami ingin buru-buru game,” ujarnya. “Permainan kami berdua jadi tidak terkontrol.”

    Kemenangan ini sekaligus memperkecil ketertinggalan Praveen/Debby dalam rekor pertemuannya dengan Lee/Chau menjadi 3-4. Terakhir, mereka berhadapan di Australia Open Super Series 2015. Praveen/Debby kalah 19-21, 21-10 dan 8-21.

    Di perempat final nanti, Praveen/Debby akan berhadapan dengan unggulan pertama dari Cina, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Praveen/Debby tercatat belum pernah menang dari enam kali pertemuan. Pertemuan terakhir terjadi pekan lalu, di China Open Super Series Premier 2015.

    “Rasa ingin menang pasti ada,” kata Debby. “Hanya saja, kami lebih berpikir untuk memberi yang terbaik agar permainan kami semua keluar dan kami lebih tenang di lapangan.”

    PBSI  | GADI MAKITAN  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.