Rio Berpeluang Kembali Dulang Kesuksesan di Bahrain  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, mengangkat pialanya setelah finis kedua pada balapan kedua (sprint race) GP2 Rusia di Sirkuit Sochi, Rusia, 11 Oktober 2015. Foto: Paolo

    Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, mengangkat pialanya setelah finis kedua pada balapan kedua (sprint race) GP2 Rusia di Sirkuit Sochi, Rusia, 11 Oktober 2015. Foto: Paolo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pebalap nasional Rio Haryanto bertekad mengulangi sukses menjadi yang terbaik saat tampil pada seri ke-10 lomba balap mobil GP2 Series di Sirkuit Internasional Sakhir Bahrain, 20-21 November 2015.

    Cep Goldia, Media Relations Rio Haryanto, dalam surat elektroniknya yang diterima di Semarang, Jawa Tengah, Jumat, menyebutkan, Rio Haryanto kembali menjalani babak kualifikasi yang ketat di Bahrain.

    Sirkuit internasional Bahrain yang menjadi tuan rumah untuk yang kedua kalinya pada musim balap tahun ini menjadi saksi dari 15 peserta yang bertanding dengan jarak kurang dari satu detik.

    Pada babak kualifikasi yang dilangsungkan pada Kamis (19/11) waktu setempat, Rio Haryanto yang tergabung di tim Campos Racing membukukan waktu 1:40.212 dan menempati posisi ke-11. Pada race pertama atau "feature race" yang dilangsungkan pada Jumat waktu setempat pebalap asal Solo, Jateng, tersebut akan memulai start pada posisi ke-11.

    Posisi pertama pada babak kualifikasi ini ditempati pebalap P Gasly dari tim DAMS dengan catatan waktu 1:39.572, posisi kedua adalah pebalap tim ART Grand Prix Stoffel Vandoorne dengan catatan waktu 1:39.612, sedangkan ketiga adalah R Marcello dari tim Trident dengan catatan waktu 1:39.648.

    Rekan satu tim Rio Haryanto, pebalap asal Prancis Arthur Pic, menempati posisi ke-10 dengan catatan waktu 1:40.176. Sebelumnya, pada latihan resmi Rio Haryanto menempati posisi ke-10 dengan catatan waktu 1:41.610, sedangkan rekannya menempati posisi kesembilan dengan catatan waktu 1:41.535.

    Rio Haryanto mengatakan, ronde GP2 kali ini memiliki tantangan khusus balap dibandingkan ronde-ronde lainnya karena permukaan aspal sirkuit menawarkan daya cengkeram yang tidak umum karena sebelumnya tidak dilintasi mobil-mobil F1, tetapi mobil-mobil WEC.

    Setelah mengevaluasi hasil kualifikasi, lanjut dia, dirinya dan tim harus memperbaiki setelan mobil untuk sektor pertama. Sektor yang terdiri atas dua lintasan lurus tersebut menuntut kecepatan puncak dan kekuatan pengereman. "Dalam menghadapi balapan pertama esok hari, saya akan berjuang memberikan yang terbaik bagi Indonesia," kata Rio Haryanto.

    Pada seri pertama yang juga dimainkan di Sirkuit Internasional Sakhir Bahrain (17-19 April 2015), Rio Haryanto berhasil menempati posisi pertama pada race kedua atau "sprint race" dengan catatan waktu 41:35.490, sedangkan pada "feature race" menempati posisi kedua dengan catatan waktu 1:01.28.362.

    Sampai berakhirnya seri kesembilan, Rio Haryanto menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan total nilai 126, sedangkan posisi pertama ditempati pebalap Stoffel Vandoorne dengan total nilai 277,5. Adapun posisi kedua ditempati oleh Alexander Rossi dengan total nilai 189,5.

    Sementara itu, secara tim, tim Rio Haryanto Campos Racing juga menempati posisi ketiga dengan total nilai 185, sedangkan yang pertama adalah tim ART Grand Prix dengan total nilai 328, kemudan kedua adalah Racing Engineering dengan total nilai 215,5.

    ANTARA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.