Federer Tak Jadi Pensiun Tahun Depan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roger Federer, mengelap keringatnya saat melawan Kei Nishikori  pada pertandingan  ATP World Tour Finals di O2 Arena, London, 19 November 2015. AP/Alastair Grant

    Roger Federer, mengelap keringatnya saat melawan Kei Nishikori pada pertandingan ATP World Tour Finals di O2 Arena, London, 19 November 2015. AP/Alastair Grant

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis dunia Roger Federer mengurungkan niatnya pensiun akhir tahun depan setelah pria berkebangsaan Swiss tersebut setuju untuk bermain di turnamen lapangan rumput Stuttgart hingga dua tahun mendatang.

    Penyelenggara turnamen tersebut mengumumkan pada Senin waktu setempat bahwa Federer telah setuju untuk bermain pada turnamen itu. Dia bertukar lapangan dari yang biasanya bermain di lapangan tanah liat menjadi lapangan rumput untuk pertama kalinya pada Juni tahun depan.

    ATP Stuttgart Terbuka akan dimulai sebelum turnamen Grand Slam lapangan rumput pada 2016.

    "Saya melihat edisi pertama (lapangan rumput) di televisi, dan suasanya luar biasa. Saya selalu ingin bermain di Stuttgart, tetapi waktunya selalu tidak tepat untuk bermain di sana setelah Wimbledon," kata Federer.

    "Sekarang mereka telah menukar tanggalnya, kesempatan untuk bermain di Piala Mercedes sangat menyenangkan, saya tidak sabar."

    Pemenang Wimbledon tujuh kali itu juga mengatakan senang karena ada minggu tambahan antara akhir dari Prancis Terbuka dan awal dari Wimbledon tahun depan. Hal tersebut membuat pemain memiliki waktu lebih untuk beradaptasi saat berganti lapangan dari tanah liat menjadi rumput.

    "Cerdas sekali, memiliki waktu tambahan, memang sepertinya biasa saja, tetapi buat pemain itu sangat berarti," kata pria 34 tahun itu.

    "Saya selalu suka bermain di rumput. Bermain di turnamen di rumput menjadi suatu kesenangan bagi saya. Saya bisa mengatur energi dan waktu. Ini semua untuk merebut gelar juara."

    Sebelumnya Federer pura-pura malu mengenai masa depannya, dan mengatakan hanya berkomitmen pada jadwalnya tahun depan.

    "Wimbledon itu yang penting, Rio juga tetapi tidak menjadi prioritas. Dan dimulai dengan Australia Terbuka," katanya saat dikalahkan Novak Djokovik pada perebutan gelar juara ATP pada Minggu. "Saat semuanya berakhir, saya baru akan melihat ke depan."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.