Master Plan Asian Games Molor Lagi?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deretan bangku rusak pada tribun penonton Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, 10 Oktober 2015. Untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018, pemerintah harus merogoh dana sebesar Rp 856 milyar untuk merenovasi dan memperbaiki semua arena cabang olahraga yang ada di GBK. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Deretan bangku rusak pada tribun penonton Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, 10 Oktober 2015. Untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018, pemerintah harus merogoh dana sebesar Rp 856 milyar untuk merenovasi dan memperbaiki semua arena cabang olahraga yang ada di GBK. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memastikan master plan Asian Games bisa diserahkan ke delegasi Dewan Olimpiade Asia (OCA), Jumat, 28 November 2015. "Sudah tahap finalisasi dan bisa diserahkan kepada OCA," kata Dody Iswadi, Sekretaris Jenderal KOI, Rabu, 25 November 2015.

    Dody mengatakan, master plan tersebut sudah melewati berbagai kajian, termasuk di tingkat Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Ia pun yakin OCA bakal puas dengan hasil kinerja KOI dalam membuat master plan tersebut. "Perbaikan master plan sesuai standar OCA sudah dipenuhi dengan baik," ujarnya.

    Master plan Asian Games sedianya berada di tangan OCA September lalu. Namun rencana induk pesta olahraga se-Asia itu mandek akibat transisi kepemimpinan KOI dari Rita Subowo ke Erick Thohir. Walhasil, master plan telat dua bulan dari tenggat yang diberikan OCA.

    Delegasi OCA bakal berkunjung ke Jakarta untuk kembali mengecek kesiapan perencanaan Asian Games Jumat, 27 November. Dody mengakui OCA meminta master plan diserahkan dalam kunjungannya. Sebab, master plan tersebut akan menjadi pedoman mereka untuk menilai kesiapan Indonesia jelang pesta olahraga tersebut.

    Menurut Dody, master plan berisi tahapan serta target yang bakal dipersiapkan Indonesia jelang Asian Games. Karena itu, pemerintah harus mengkajinya dengan cukup teliti agar kemampuan pemerintah sejalan dengan standar OCA.

    Ia mencontohkan, untuk renovasi Kompleks Gelora Bung Karno, master plan akan membahas mulai tahap perencanaan, anggaran, hingga waktu penyelesaian proyek.

    Berbeda dengan Dody, Gatot S. Dewabroto, Ketua Kelompok Kerja Penyempurnaan Master Plan Asian Games, belum memastikan master plan bisa berada di tangan OCA Jumat mendatang kendati Gatot sebelumnya juga menargetkan demikian, "Mungkin akhir pekan ini baru kelar," katanya, Rabu, 25 November 2015.

    Gatot membantah terdapat kendala dalam finalisasi master plan. Ia berdalih perubahan target waktu tak lepas dari keyakinan OCA, bukan bermaksud menagih rancangan rencana induk tersebut. "Mereka hanya akan menanyakan progresnya," ujar Gatot.

    TRI SUHARMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.