Pecatur Junior Indonesia Raih 3 Emas di Penang Terbuka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pecatur Indonesia, Wolrd International Master (WIM) Chelsie Monica Ignesias Sihite ketika bertanding melawan World Grand Master (WGM) Yulia Kochetkova asal Slovakia dalam turnamen 8th Japfa Chess Festival 2013 di Jakarta, (16/4). TEMPO/Seto Wardhana

    Pecatur Indonesia, Wolrd International Master (WIM) Chelsie Monica Ignesias Sihite ketika bertanding melawan World Grand Master (WGM) Yulia Kochetkova asal Slovakia dalam turnamen 8th Japfa Chess Festival 2013 di Jakarta, (16/4). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.COJakarta - Tim catur Sekolah Menengah Pertama (SMP) Indonesia berhasil meraih tiga medali emas pada kejuaraan catur The 7th Penang Heritage City International Chess Open 2015 di Penang, Malaysia, yang digelar 7-12 Desember 2015.

    Peraih medali emas tersebut ialah Muhammad Khairul Umam (juara 1 kejuaraan catur), Syiffa Akiyya Sari (terbaik usia 14 tahun), dan Evi Yuli Ana (terbaik perempuan). 

    "Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan," kata Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dr. Supriano, MEd. di Jakarta, Minggu, 13 Desember 2015.

    Direktorat Pembinaan SMP, Ditjen Dikdas, Kemdikbud, mengirim enam siswa yang merupakan peraih medali emas, perak, dan perunggu pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2015 yang diadakan di Makassar, Sulawesi Selatan.

    Mereka adalah Muhammad Khoirul Umam (SMPN 1 Kembangbahu), Evi Yuli Ana (SMPN 32 Semarang), Muhammad Sultan (SMPN 4 Balikpapan), Syifa Akiyya Sari (SMPN 3 Sleman), Alberto Pramana Martin Silaen (SMPN 7 Bandung), dan Gracelia Paramesthi Samekto (SMPN 1 Kuta Utara).

    Keenam siswa tersebut sebelumnya mendapatkan pembekalan oleh tim Persatuan Catur Seluruh Indonesia yang diketuai Hendry Jamal selama dua minggu, mulai 23 November hingga 9 Desember di Jakarta.

    Turnamen Penang diikuti oleh 11 negara, yaitu Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Singapura, Sri Lanka, Filipina, Inggris, Prancis, India, Australia, dan Indonesia, dengan jumlah peserta 190 siswa.

    Pertandingan menggunakan Sistem Swiss sembilan babak dan catur standar.

    Pada turnamen tersebut, Khairul Umam berhasil mengalahkan enam pecatur bergelar internasional dan memiliki peringkat ELO antara lain dari Singapura, India, Malaysia, Pakistan, Filipina, dan Rusia.

    Selain tiga siswa yang mendapatkan medali emas, Muhammad Sultan berhasil menduduki peringkat empat, sedangkan Alberto di peringkat enam, dan Gracelia peringkat 12. 

    Sementara itu, tahun 2014, tim Indonesia berhasil membawa dua emas dan satu perunggu dalam World School Chess Championships di Brasil.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.