Kejar Norma Grand Master, Chelsie Wajib Menangi 3 Laga Sisa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pecatur Indonesia, Wolrd International Master (WIM) Chelsie Monica Ignesias Sihite ketika bertanding melawan World Grand Master (WGM) Yulia Kochetkova asal Slovakia dalam turnamen 8th Japfa Chess Festival 2013 di Jakarta, (16/4). TEMPO/Seto Wardhana

    Pecatur Indonesia, Wolrd International Master (WIM) Chelsie Monica Ignesias Sihite ketika bertanding melawan World Grand Master (WGM) Yulia Kochetkova asal Slovakia dalam turnamen 8th Japfa Chess Festival 2013 di Jakarta, (16/4). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.COJakarta - Pecatur Indonesia WIM Chelsie Monica Sihite harus berjuang memenangi sisa tiga babak pertandingan guna membuka peluang meraih norma Grand Master Kejuaraan Catur ASEAN Japfa 2015 kategori putri di Bekasi, Jawa Barat, Minggu malam, 27 Desember.

    Hal ini harus dilakukan karena dia hanya berada di posisi keempat klasemen setelah pertandingan babak kedelapan Kejuaraan Catur ASEAN Japfa 2015.

    Chelsie berada di posisi keempat dengan mengumpulkan 5 angka dan terpaut 2 angka dari pimpinan klasemen WGM Nguyen Thi Mai Hung dari Vietnam yang mengemas 7 angka.

    Begitu juga pecatur rekan senegaranya WFM Dewi AA Citra yang berada di urutan kelima klasemen dengan 4,5 angka, cukup tertatih-tatih untuk bisa mengejar dua pesaingnya dari Filipina, yaitu WFM Mendoza Shania Mae dan WIM Frayna Janelle Mae, yang keduanya mengemas 6 angka.

    Tiga pecatur muda putri Indonesia lainnya berada di papan bawah, yaitu WFM Dita Karenza (2 angka), WFM Shanti Nur Abidah (1,5 angka), dan Amanda Suci Fitriyani (1 angka).

    Pada pertandingan babak delapan Minggu malam itu, hanya Dewi AA Citra yang bertemu pecatur asing dengan mengalahkan pecatur Malaysia WCM Azman Hisham Nur Nabila. Sedangkan yang lain saling bertemu antarpecatur Indonesia, Fitriyani mengalahkan Dita, dan Chelsie remis melawan Shanti.

    Sedangkan pada kategori open putra, pecatur Indonesia IM Sean Winshand juga sementara hanya bercokol di urutan keempat dengan 4,5 angka, di bawah pecatur Vietnam FM Nguyen Anh Khoi yang juga mengumpulkan 4,5 angka.

    Adapun pecatur papan atas Indonesia GM Susanto Megaranto lebih terpuruk di posisi ketujuh dengan 4 angka, satu tingkat di atas rekannya Yoseph Theolifus Taher yang juga mengemas 4 angka.

    Di kategori open, pecatur Filipina IM Garcia Jan Emmanuel berada di posisi puncak klasemen sementara dengan mengemas 5,5 angka, unggul setelah angka atas pecatur Malaysia FM Yeoh Li Tian, dan unggul satu angka atas pecatur Vietnam FM Nguyen Anh Khoi yang berada di posisi ketiga.

    Pertandingan catur ASEAN 2015 ini berlangsung selama 11 babak hingga 30 Desember mendatang.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.