Cuaca Memburuk, Pembukaan Reli Dakar Terpaksa Ditunda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap Kolombia Marco Saldarriaga mengendarai motor KTMnya selama seri kelima Reli Dakar 2014 dari Chilecito menuju Tucuman, Argentina, Kamis (9/1). REUTERS/Jean-Paul Pelissier

    Pebalap Kolombia Marco Saldarriaga mengendarai motor KTMnya selama seri kelima Reli Dakar 2014 dari Chilecito menuju Tucuman, Argentina, Kamis (9/1). REUTERS/Jean-Paul Pelissier

    TEMPO.CO, Jakarta - Etape pembukaan Reli Dakar yang dijadwalkan Minggu (Senin WIB), terpaksa dibatalkan karena cuaca buruk dan pertimbangan keselamatan, apalagi sehari sebelumnya terjadi insiden sebuah mobil peserta tergelincir dan menabrak penonton.

    Badai dan hujan memaksa panitia membatalkan etape 600 kilometer dari Rosario ke Villa Carlos Paz.

    "Reli Dakar tidak berhenti saat hujan, tapi ketika kondisi tidak memungkinkan maka faktor jaminan keamanan diutamakan," kata direktur lomba Reli Dakar Etienne Lavigne seperti dikutip AFP.

    "Kondisi cuaca sangat buruk. Pesawat pemancar (untuk mendukung komunikasi) tidak bisa terbang. Helikopter tidak bisa berangkat karena visibilitas terbatas," katanya.

    Etape pertama tersebut semula sudah termasuk 227km etape khusus untuk mobil dan 227km untuk motor.

    Cuaca diperkirakan belum membaik pada Senin, dan Lavigne mengakui kemungkinan akan memperpendek rute hingga 150 kilometer.

    "Kemungkinan akan hujan lebat pada malam hari nanti dan juga sore harinya besok," katanya.

    "Ada beberapa solusi, yakni memindahkan titik start, memperpendek rute khusus. Tujuannya adalah untuk keselamatan," tambahnya.

    Reli Dakar ke-38 ini akan menempuh jarak 9.300 kilometer di wilayah Argentina dan Bolivia.

    Dalam pralomba hari Sabtu, 10 orang luka-luka tertabrak mobil yang dikendarai pereli Tiongkok Guo Meiling.

    Seorang anak berusia 10 tahun dan ayahnya mengalami cedera serius dan harus menjalani operasi. Namun Lavigne mengatakan bahwa kondisi mereka sudah stabil.


    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.