Jelang Tanding, Daud Genjot Latihan Bareng Mitra Tanding

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daud Yordan (kiri) berlatih sparing dengan petinju Indonesia Natalius di Senayan, Jakarta, 12 Mei 2015. Daud Yordan akan kembali naik ring tinju melawan petinju asal Ghana, Maxwell Awuku pada tanggal 6 Juni di DBL Arena, Surabaya. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Daud Yordan (kiri) berlatih sparing dengan petinju Indonesia Natalius di Senayan, Jakarta, 12 Mei 2015. Daud Yordan akan kembali naik ring tinju melawan petinju asal Ghana, Maxwell Awuku pada tanggal 6 Juni di DBL Arena, Surabaya. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara tinju kelas ringan (62,1 kilogram) WBO Asia Pasifik, Daud Yordan, mulai memfokuskan diri berlatih dengan mitra tanding untuk persiapan pertarungan mempertahankan gelarnya yang kedua melawan petinju Jepang Yoshitaka Kato di Jakarta, awal Februari 2016.

    "Mulai Senin sore ini saya sudah mulai menjalani latihan dengan mitra tanding," kata petinju dengan rekor bertarung 34 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah ketika dihubungi dari Semarang, Jateng, Senin.

    Menurut petinju Sasana Kayong Utara Kalimantan Barat tersebut, ada tiga petinju yang akan menjadi teman latih tandingnya, dua dari Indonesia yaitu Hero Tito dan Roy Tua, sedangkan seorang lagi adalah petinju dari Australia.

    "Petinju dari Australia tersebut kebetulan sedang berlatih di sini (Bali, red.) sehingga dimanfaatkan pelatih Craig Christian untuk menjadi sparring," katanya.

    Selama hampir sebulan ini, petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat tersebut, menjalani latihan peningkatan daya tahan tubuh di bawah asuhan pelatih Craig Chritian (mantan pelatih sekaligus manajer Chris John).

    Daud Yordan sudah hampir satu bulan ini menjalani latihan di Bali hingga pertarungan perebutan gelar melawan petinju Jepang di Jakarta mendatang.

    Pertarungan melawan petinju Jepang mendatang merupakan yang kedua kalinya bagi Daud Yordan untuk mempertahankan gelar juara WBO Asia Pasifik. Daud berhasil mempertahankan gelar yang pertama kali setelah menang angka atas petinju Uganda Maxwell Akuwu di Surabaya, Jatim, 6 Juni 2015.

    Ia merebut gelar juara WBO Asia Pasifik setelah menang KO ronde kelima atas petinju Filipina Ronald Pontilas di Pontianak, Kalbar, beberapa waktu lalu.

    Sebelum menjadi juara kelas ringan WBO Asia Pasifik, Daud Yordan sempat merebut gelar juara dunia kelas ringan IBO setelah menang atas petinju Argentina Daniel Eduardo Brizuela di Australia, 6 Juli 2013.

    Ia kemudian sempat mempertahankan gelar tersebut dengan mengalahkan petinju Afrika Selatan Sipho Taliwe di Australia, 6 Desember 2013.

    Sebelum berkecimpung di kelas ringan, Daud Yordan juga sempat menjadi juara dunia kelas bulu IBO saat menang dengan KO ronde kedua atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012.

    Ia sempat mempertahankan gelarnya sekali setelah menang atas petinju Mongolia Choi Tseveenpurev di Singapura, 9 November 2012, sebelum akhirnya kalah dari petinju Afrika Selatan lainnya, Simpiwe Vetyeka, di Jakarta, 14 April 2013.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.