Ahok Janjikan Hadiah Miliaran untuk Atlet Penyumbang Emas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta  Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memberikan sambutan ketika mengunjungi Gereja Katedral Jakarta, 24 Desember 2015. Dalam kunjungan untuk memantau pelaksanaan misa Natal itu Ahok memberikan ucapan selamat merayakan Natal bagi umat kristiani. ANTARA FOTO

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memberikan sambutan ketika mengunjungi Gereja Katedral Jakarta, 24 Desember 2015. Dalam kunjungan untuk memantau pelaksanaan misa Natal itu Ahok memberikan ucapan selamat merayakan Natal bagi umat kristiani. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berjanji akan memberikan hadiah mencapai miliaran rupiah apabila atlet DKI berhasil meraih emas dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) dan SEA Games.

    Ahok menuturkan, pihaknya akan memberikan hadiah sebesar Rp2 miliar bagi atlet yang berhasil memperoleh medali emas di PON dan sebesar Rp4 miliar untuk SEA Games.

    Hal tersebut disampaikan Ahok dalam rapat dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI, PB Tenis Meja DKI, dan sejumlah instansi terkait di Gedung Balai Kota Jakarta, Selasa.

    Selain itu, pada rapat tersebut Ahok juga meminta kepada pembina klub olahraga di Jakarta agar mampu membimbing anggotanya dengan lebih baik.

    Dia menilai saat ini sejumlah olahraga di Jakarta sedang mengalami perkembangan signifikan, oleh karenanya Ahok menginginkan atlet dari klub bisa lebih profesional dalam berlatih.

    Sehubungan dengan penyelenggaraan PON XIX pada bulan September mendatang, KONI Jawa Barat mengajukan wacana untuk pengunduran pelaksanaan pesta olahraga nasional tersebut.

    Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Budhiana menyampaikan bahwa wacana pengunduran tersebut dilakukan agar tidak berbarengan dengan Hari Raya Idul Adha 1437 H.

    PON XIX/2016 yang semula dijadwalkan mulai pada 9 September akan diundur satu pekan menjadi 17 September, ujar Budhiana menjelaskan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.