Main di Final atau Tunggui Istri Melahirkan? Ini Kata Murray  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andy Murray dan istrinya, Kim Sears, meninggalkan Katedral Dunblane usai menikah di Skotlandia, 11 April 2015. Alex B.  Huckle/Getty Images

    Andy Murray dan istrinya, Kim Sears, meninggalkan Katedral Dunblane usai menikah di Skotlandia, 11 April 2015. Alex B. Huckle/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis nomor satu di Britania Raya, Andy Murray, mengatakan akan absen di kompetisi Australia Terbuka jika istrinya, Kim Sears, melahirkan anak pertama mereka lebih cepat.

    Australia Terbuka merupakan ajang Grand Slam pertama di musim 2016 yang akan digelar 18-31 Januari. Sedangkan Kim diprediksi akan melahirkan pada pertengahan Februari.

    BBC melansir, pada Senin, 4 Januari 2016, petenis 28 tahun itu ditanya apa ia akan mundur bila berada di pertandingan final. Murray menjawab akan langsung meninggalkan laga tersebut.

    "Aku akan terbang ke rumah," katanya.

    Juara dua kali Grand Slam itu mengungkapkan rencananya saat ini adalah berkompetisi di Australian Open dan akan mengambil cuti selama Februari untuk menghabiskan waktu bersama istri dan anak pertamanya nanti.

    Hal itu ia ungkapkan saat menjalani pertandingan Hopman Cup di Perth, Australia. Murray dan Heather Watson mewakili Inggris dan menang 2-1 melawan Prancis pada Senin kemarin.

    Murray menyumbang kemenangan pertama saat melawan Kenny de Schepper dengan 6-2 6-2. Sementara itu, di bagian tunggal putri, Heather Watson kalah 6-3 5-7 6-3 dari Caroline Garcia dan membuat posisi Inggris dan Prancis imbang.

    Murray dan Watson, yang berpasangan di regu campuran, berhasil membawa keunggulan untuk Inggris setelah menumbangkan De Schepper dan Garcia lewat skor 6-2 5-7 10-6.



    BBC | FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.