Pelatih Keluhkan Pertahanan Satria Muda Pertamina yang Rapuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Satria Muda (SM) Britama Jakarta Christian Sitepu (kiri) berusaha melewati pemain Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta Adhi Pratama pada laga babak Grand Final Liga Bola Basket Nasional Indonesia di , Jakarta, 10 Mei 2015. SM menjadi juara untuk kali ketiga dalam lima musim penyelenggaraan NBL setelah musim 2010/2011 dan 2011/2012. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Pemain Satria Muda (SM) Britama Jakarta Christian Sitepu (kiri) berusaha melewati pemain Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta Adhi Pratama pada laga babak Grand Final Liga Bola Basket Nasional Indonesia di , Jakarta, 10 Mei 2015. SM menjadi juara untuk kali ketiga dalam lima musim penyelenggaraan NBL setelah musim 2010/2011 dan 2011/2012. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Satria Muda Pertamina (SMP) Jakarta Cokorda Raka Satrya Wibawa menilai pertahanan timnya terlalu mudah ditembus saat melawan NSH Jakarta dalam pertandingan lanjutan hari ke empat seri I kompetisi reguler Indonesian Basketball League (IBL) 2016.

    "Pertahanan dan rebounds kami juga agak kurang hari ini. Paint area yang menjadi keunggulan kami juga terlihat kurang, sehingga terlalu mudah ditembus oleh lawan," kata pelatih Cokorda Raka Satrya Wibawa yang akrab disapa Wiwin itu di Jakarta, Selasa.

    Selain itu, pada kuarter pertama pertandingan yang berlangsung di Hall A Basket Senayan tersebut SMP juga memasukkan Riza Raharjo dan Sandy Azis untuk menambah kekuatan tim tersebut.

    Walaupun performa keduanya terbilang cukup bagus karena berhasil mencetak poin melalui "three point shoot" namun Wiwin menilai hal tersebut masih belum maksimal.

    "Kami ingin memberikan kesempatan bagi para pemain muda. Namun, chemistry dan jam terbang masih kelihatan agak kurang hari ini," tukas Wiwin menambahkan.

    Pada pertandingan tersebut SMP Jakarta berhasil unggul atas NSH Jakarta dengan perolehan skor 53-44.

    Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga bagi SMP pada turnamen ini. Selanjutnya, SMP akan berjumpa Satya Wacana Salatiga pada pertandingan hari Kamis (14/1), sementara NSH akan bertemu JNE Bandung Utama pada hari Rabu (13/1).

    Tercatat ada 12 tim yang akan berlaga dalam IBL musim 2015-2016, dengan jumlah pertandingan di Seri pertama (Jakarta) sebanyak 34 pertandingan.

    Keduabelas tim yang akan bertanding dalam IBL musim 2015-2016 antara lain M88 Aspac Jakarta (ASP), JNE Bandung Utama (JBU), Bimasakti Nikko Steel Malang (BSM), CLS Knight Surabaya (CLS), Garuda Bandung (GRB), Hangtuah Sumsel (HTS).

    Selanjutnya, NSH Jakarta (NSH), Pacific Caesar Jakarta (PCF), Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta (PJE), Satria Muda Pertamina Jakarta (SMP), Satya Wacana Salatiga (SWS), dan Stadium Happy 8 Jakarta (STD).

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.