Kualifikasi Sepak Bola PON 2016 Butuh Dana Rp 13 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain tengah Kontingen Papua Nelson Alom (12) berebut bola dengan pemain belakang Kontingen Sumatera Utara Denny Setiawan (23), dalam pertandingan semi final kompetisi cabang sepak bola pada Pekan Olahraga Nasional XVIII, di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, Riau, Senin (17/9). TEMPO/Imam Sukamto

    Pemain tengah Kontingen Papua Nelson Alom (12) berebut bola dengan pemain belakang Kontingen Sumatera Utara Denny Setiawan (23), dalam pertandingan semi final kompetisi cabang sepak bola pada Pekan Olahraga Nasional XVIII, di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, Riau, Senin (17/9). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Bandung - Kualifikasi cabang olah raga sepak bola Pekan Olah raga Nasional (PON) XIX 2016 mulai digelar akhir Maret 2016. Saat ini, Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Jawa Barat sedang mempersiapkan perhelatan itu.

    "Hari H-nya 20 Maret nanti. Kita sudah dapat surat resmi dari Menteri Pemuda dan Olahraga," ujar Sekretaris Jendral Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Barat (Jabar) Jafar Sidik saat ditemui Tempo di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu, 20 Januari 2016.

    Menurut Jafar, Asprov Jabar didaulat sebagai pelaksana teknis babak kualifikasi cabang olahraga sepak bola PON XIX. Hal itu, kata dia, merujuk pada peraturan PON yang menyatakan pertandingan kualifikasi semua cabang olahraga diserahkan sepenuhnya kepada lembaga yang mengatur permasalahan terkait. "Dalam hal ini, kami yang berwenang mengatur kualifikasi sepak bola," ujarnya.

    Jafar mengatakan, untuk menggelar babak kualifikasi itu, setidaknya dibutuhkan dana sekitar Rp 13 miliar. "Kami sudah ajukan kepada PB PON dan sudah dipresentasikan apa saja kebutuhan kami selaku pelaksana," katanya.

    Dana itu, ujar dia, bakal digunakan untuk keperluan menggelar pertandingan kualifikasi nanti, termasuk masalah akomodasi dan transportasi peserta yang bakal ditanggung Asprov Jabar.

    "Timeline-nya awal Februari mulai pendaftaran pemain, terus screening, areal meeting, dan yang lainnya itu selesai hingga H-4. Lamanya kualifikasi nanti sekitar 14 hari," tutur Jafar.

    Ada 12 tim yang bakal lolos dan bertanding untuk cabang olahraga sepak bola PON. Tiket hanya tersisa bagi tujuh tim lantaran lima tim sudah dipastikan lolos. Jawa Barat dan Kalimantan Timur dipastikan lolos karena berstatus tuan rumah dan juara bertahan.

    Selain kedua kontingen itu, perwakilan dari zona Sumatera pun dipastikan lolos lantaran sudah disahkan melalui Musyawarah Kerja Nasional KONI. "Ditambah tiga kontingen dari Sumatera, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Bangka Belitung," ucapnya.

    Babak kualifikasi itu terbagi ke dalam empat grup, di antaranya grup A yang meliputi Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Pertandingan grup ini akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

    Kemudian Grup B diisi oleh Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, yang rencananya digelar di Stadion Galuh, Ciamis.

    Grup C bakal diisi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara. Rencananya, pertandingan di grup ini bakal digelar di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi.

    Sedangkan Grup D dihuni oleh Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Berikutnya, Grup E berisikan Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah. Pertandingan kualifikasi kedua grup ini bakal digelar di Stadion Siliwangi, Kota Bandung.

    Terakhir, Grup E, meliputi Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua akan digelar di Stadion Pakan Sari, Cibinong, Bogor. "Seluruhnya, kami akan melaksanakan 26 pertandingan. Sistemnya setengah kompetisi. Nantinya hanya tujuh tim yang akan lolos," katanya.



    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.