Australia Terbuka, Nishikori Jumpa Tsonga di Babak Keempat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Jepang, Kei Nishikori mengembalikan pukulan lawannya Guillermo Garcia-Lopez pada pertandingan babak ketiga Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 22 Januari 2016. Nishikori menang dengan 7-5 2-6 6-3 6-4 atas Garcia-Lopez. AP/Andrew Brownbill

    Petenis asal Jepang, Kei Nishikori mengembalikan pukulan lawannya Guillermo Garcia-Lopez pada pertandingan babak ketiga Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 22 Januari 2016. Nishikori menang dengan 7-5 2-6 6-3 6-4 atas Garcia-Lopez. AP/Andrew Brownbill

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Jepang, Kei Nishikori, melaju ke babak keempat turnamen Grand Slam Australia Terbuka, Jumat, 22 Januari 2016. Petenis unggulan ketujuh itu melaju dengan mengalahkan petenis Spanyol, Guillermo Garcia-Lopez, 7-5, 2-6, 6-3, 6-4.

    Nishikori, yang membidik babak perempat final ketiga kalinya di Melbourne Park, sempat mengalami masalah di pergelangan tangannya di akhir set pertama yang ia menangi. Sempat kehilangan set kedua, ia akhirnya lolos setelah merebut dua set berikutnya.

    "Tak masalah. Setelah mendapat penanangan, saya membaik," kata Nishikori soal pergelangan tangannya. "Untungnya, pertandingan tidak sampai set kelima, yang bagus buat badan saya."

    Nishikori mencapai final Australia Terbuka pada 2014 serta melaju ke Australia dan Prancis Terbuka pada tahun lalu. Pada babak keempat, ia akan menghadapi petenis Prancis unggulan kesembilan, Jo-Wilfried Tsonga, yang melaju setelah mengalahkan Pierre-Hugues Herbert 6-4, 7-6, 7-6.


    Jo-Wilfried Tsonga.

    Pada partai lain, David Goffin mengalahkan Dominic Thiem 6-1, 3-6, 7-6 (2), 7-5. Petenis Belgia ini selanjutnya akan menghadapi pemenangan pertandingan antara Roger Federer dan Grigor Dimitrov.

    ABC | BBC | NURDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.