Sayembara Maskot Asian Games 2018, Ini 17 Jurinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah atlet pencak silat menghadiri peluncurkan logo dan maskot Asian Games Jakarta - Palembang 2018 di Jakarta, 27 Desember 2015. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Sejumlah atlet pencak silat menghadiri peluncurkan logo dan maskot Asian Games Jakarta - Palembang 2018 di Jakarta, 27 Desember 2015. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Sayembara terbatas untuk design maskot Asian Games 2018 telah berlangsung. Sesuai rencana, sayembara yang diikuti pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidang kreatif dan desain digelar mulai Januari hingga paling lambat tiga bulan berikutnya.

    Pembuatan maskot Asian Games menjadi bagian dari persiapan Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga empat tahunan tingkat Asia. Rencananya, akan berlangsung di Jakarta dan Palembang, pada 18 Agustus sampai 2 September 2018

    Ide menggelar kembali sayembara itu muncul setelah akhir tahun lalu maskot Drawa diperkenalkan ke publik oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menggandeng Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Publik mengkritik maskot Drawa tidak pas karena kurang memperhatikan unsur kekinian.

    Setelah adanya banjir protes dari publik, Menpora merespon dengan rencana menggelar sayembara ulang. Namun, dalam perjalanannya, Menpora mendapat bantuan dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF).

    Menpora menerima usul dari Kepala BEKRAF Triawan Munaf untuk menggelar sayembara secara terbatas. Keduanya bersepakat, maskot Asian Games 2018 nantinya harus memperhatikan unsur-unsur seperti latar belakang, nilai filosofi, trend kekinian, multi aspect values, komparasi dengan maskot, logo, dan branding lainnya.

    BEKRAF berserta tim pun bergerak cepat menggelar sayembara. Untuk memiih design, ditetapkan 17 Dewan Juri yang berasal dari akademisi, pimpinan media massa nasional, dan tokoh yang bergelut di dunia design. Mereka, antara lain:

    1. Agung Eko Budiwaspada (Dosen FSRD, ITB)
    2. Andi Martin (CEO Kratoon.com)
    3. Andi Sururi (Managing Editor, Detikcom)
    4. Aristarchus Prayama K (Kaprodi DKV, UK Petra)
    5. A.A.Gde Bagus Udayana (Dosen DKV ISI Denpasar)
    6. Bima Said (Managing Editor Asia Pasific, Goal.com)
    7. Bryan Lie (Creative Director, Glitch Network
    8. Budi Setyarso (Redaktur Eksekutif, Tempo)
    9. Dennis Adishwara (CEO, Layaria)
    10. Dian Wulandari (Chief Operations, Marketeers)
    11. Dimas Novriandi (Business Development Head, Mirum)
    12. Faza Meonk (CEO, Pionicon)
    13. Hartono Karnadi (Kaprodi DKV, ISI Jogyakarta)
    14. Marshall Utoyo (Co-Founder, Fabelio; Co-Founder Conclave)
    15. Wicak Hidayat (Vice Managing Editor, Nextren; Editor, Kompas Tekno)
    16. Yohan Totting (Google Developer Expert)
    17. Yudi Andhika (Co-Foundher, Mytummytoys; Founder, The Yello Dino; Character designer)

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.